Duh, Mau Genjot Ekspor tapi Kontainernya Kurang
Selasa, 09 Maret 2021 - 13:08 WIB
loading...
A
A
A
Atas dasar itu, untuk pengembangan SDM logistik dilakukan melalui dua jalur. Baik jalur pengembangan pendidikan formal maupun pengembangan jalur profesi. Formal melalui vokasi, baik diploma I-IV, jalur keilmuan mulai S1-S3 di berbagai PT. Sedangkan jalur profesi melalui program sertifikasi profesi di bidang logistik.
Menurutnya, SDM menjadi komponen yang paling penting, terutama SDM yang kompeten dan profesional, mulai dari tingkat operasional sampai dengan tingkat manajerial. SDM menjadi salah satu kunci utama dari penggerak perbaikan logistik nasional.
Susiwijono juga menjelaskan, penyusunan peta okupasi dilakukan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pelaku industri, industri manufaktur, asosiasi dan juga penyedia jasa logistik. Bahkan tidak lupa melibatkan teman-teman dari akademisi serta lembaga pelatihan dan juga lembaga sertifikasi. ( Baca juga: Stok Surplus, Pengamat: Impor Beras Tidak Mendesak )
"Peta okupansi ini kita harapkan akan menjadi salah satu instrumen yang sangat penting di dalam pengembangan SDM kita, terutama di bidang logistik," tandasnya.
Menurutnya, SDM menjadi komponen yang paling penting, terutama SDM yang kompeten dan profesional, mulai dari tingkat operasional sampai dengan tingkat manajerial. SDM menjadi salah satu kunci utama dari penggerak perbaikan logistik nasional.
Susiwijono juga menjelaskan, penyusunan peta okupasi dilakukan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pelaku industri, industri manufaktur, asosiasi dan juga penyedia jasa logistik. Bahkan tidak lupa melibatkan teman-teman dari akademisi serta lembaga pelatihan dan juga lembaga sertifikasi. ( Baca juga: Stok Surplus, Pengamat: Impor Beras Tidak Mendesak )
"Peta okupansi ini kita harapkan akan menjadi salah satu instrumen yang sangat penting di dalam pengembangan SDM kita, terutama di bidang logistik," tandasnya.
(uka)
Lihat Juga :