China Butuh 30 Tahun Lagi untuk Jadi Raksasa Manufaktur Dunia

Rabu, 10 Maret 2021 - 06:21 WIB
loading...
China Butuh 30 Tahun...
China setidaknya 30 tahun lagi untuk menjadi negara manufaktur terkuat di dunia. Hal ini disampaikan oleh seorang penasihat pemerintah. Foto/Dok
A A A
BEIJING - China setidaknya 30 tahun lagi untuk menjadi negara manufaktur terkuat di dunia. Hal ini disampaikan oleh seorang penasihat pemerintah kepada delegasi partai.

Banyak pengamat menjuluki China sebagai 'pabrik dunia' mengingat bahwa lebih dari sepertiga output global dari mobil hingga ponsel berasal dari Negeri Tirai Bambu -julukan China-.

Baca Juga: Dianggap Antek China, Begini Reaksi Luhut

Tetapi para pemimpin China khawatir tentang ketergantungan kepada Amerika Serikat (AS) untuk produk berteknologi tinggi seperti semikonduktor. "Kemampuan dasar masih lemah," ungkap Miao Wei.

"Teknologi inti berada di tangan orang lain dan China berisiko mendapat pukulan telak," ucap Mio memperingatkan yang pernah menjabat sebagai Menteri Perindustrian dan Teknologi Informasi China selama satu dekade.

Ia saat ini menjadi anggota Konferensi Permusyawaratan Politik Rakyat Tiongkok (CPPCC), badan penasihat teratas untuk pemerintah. Meskipun China masih memasok sejumlah besar produk konsumen dan industri, output manufakturnya sebagai bagian dari ekonominya telah menurun.

Tahun lalu, manufaktur menyumbang sedikitnya lebih dari seperempat Produk Domestik Bruto (PDB), level terendah sejak 2012. "Rasio output manufaktur terhadap PDB telah menurun terlalu dini dan terlalu cepat," kata Miao dalam pidato kepada delegasi CPPCC di Aula Besar Rakyat di Beijing.

"Industri manufaktur China telah membuat pencapaian besar dalam beberapa tahun terakhir, tetapi situasi saat ini tidak cukup kuat dan komprehensif. Tetapi tidak baik bukan berarti fundamental berubah," tambah Miao.

Perang Teknologi

China juga menyusun rancangan rencana ekonominya untuk lima tahun ke depan. Ia ingin mempercepat pengembangan teknologi canggih dari chip ke kecerdasan buatan. Inisiatif ini mengiringi hadangan pada akses China ke teknologi AS di bawah pemerintahan Trump. Perusahaan China seperti Huawei telah terputus dari pembelian komponen penting.

Baca Juga: China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%

Membangun produsen chip domestik kelas dunia sendiri telah menjadi prioritas utama bagi para pemimpin Tiongkok. Rencana lima tahunnya menargetkan tujuh bidang strategis yang dianggap penting bagi keamanan nasional dan mencakup AI, komputasi kuantum, ilmu saraf dan kedirgantaraan.

Cetak biru ini menegaskan kembali keinginan China untuk meningkatkan daya saing dalam pengembangan pesawat terbang, robotika, dan kendaraan energi baru.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Rekomendasi
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Apa Itu PCOS? Ini Gejala,...
Apa Itu PCOS? Ini Gejala, Penyebab, dan Dampaknya terhadap Kesuburan Wanita
Berita Terkini
RPN dan BPDP Latih Keterampilan...
RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel
Harga LNG Naik Turun...
Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Perkuat Daya Saing,...
Perkuat Daya Saing, LOTTE Chemical Indonesia Raih Tiga Sertifikasi ISO
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
TikTok Bidik Pertumbuhan...
TikTok Bidik Pertumbuhan Aplikasi Asia Tenggara lewat Inovasi AI
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved