Perusahaan Jepang Ini Minati Investasi Petrokimia di Teluk Bintuni
Jum'at, 12 Maret 2021 - 13:40 WIB
loading...
A
A
A
Agus menambahkan pembicaraan mengenai investasi di Teluk Bintuni akan dilanjutkan pada Mei mendatang dimana fokus utamanya pada bidang petrokimia. "Nanti kalau saya kembali ke Jepang setelah lebaran akan memokuskan kepada bidang petrokimia," ucapnya.
Seperti diketahui, Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memastikan potensi gas alam di Teluk Bintuni mencapai 14,4 Trillion Cubic Feet (TCF). Wilayah Bintuni juga telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) untuk dijadikan kawasan industri prioritas.
Baca juga: Dua Bomber Nuklir Rusia Berkeliaran 9 Jam di Atas Laut Jepang, Tokyo Kerahkan F-15
Selain itu, Menperin juga bertemu dengan Minister of Economy, Trade, and Industry (METI) Jepang, Kajiyama Hiroshi. Pada pertemuan tersebut, Menperin dan Menteri METI membahas berkaitan hubungan diplomatik kedua negara, khususnya dalam hal program kerjasama New MIDEC di bawah kerangka kerjasama bilateral IJEPA. Menteri METI mengapresiasi UU Cipta Kerja dan kebijakan relaksasi PPnBM
“Di samping itu, kami juga mempergunakan kesempatan tersebut untuk meminta pemerintah Jepang agar dapat mendorong kepada perusahaan-perusahan Jepang agar mereka bisa melihat Indonesia sebagai negara tujuan invetasi yang sangat baik,” tandasnya.
Seperti diketahui, Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memastikan potensi gas alam di Teluk Bintuni mencapai 14,4 Trillion Cubic Feet (TCF). Wilayah Bintuni juga telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) untuk dijadikan kawasan industri prioritas.
Baca juga: Dua Bomber Nuklir Rusia Berkeliaran 9 Jam di Atas Laut Jepang, Tokyo Kerahkan F-15
Selain itu, Menperin juga bertemu dengan Minister of Economy, Trade, and Industry (METI) Jepang, Kajiyama Hiroshi. Pada pertemuan tersebut, Menperin dan Menteri METI membahas berkaitan hubungan diplomatik kedua negara, khususnya dalam hal program kerjasama New MIDEC di bawah kerangka kerjasama bilateral IJEPA. Menteri METI mengapresiasi UU Cipta Kerja dan kebijakan relaksasi PPnBM
“Di samping itu, kami juga mempergunakan kesempatan tersebut untuk meminta pemerintah Jepang agar dapat mendorong kepada perusahaan-perusahan Jepang agar mereka bisa melihat Indonesia sebagai negara tujuan invetasi yang sangat baik,” tandasnya.
(ind)
Lihat Juga :