Lagi, Cabai Rawit Picu Inflasi di Minggu Kedua Maret
Jum'at, 12 Maret 2021 - 17:32 WIB
loading...
Harga cabai rawit merah masih cenderung tinggi. Foto/SINDOphoto/Eko Purwanto
A
A
A
JAKARTA - Berdasarkan Survei Pemantauan Harga dari Bank Indonesia (BI) pada minggu II Maret 2021, perkembangan harga pada bulan Maret 2021 diperkirakan inflasi sebesar 0,09% secara bulanan (month-to-month/mtm).
Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Maret 2021 secara tahun kalender sebesar 0,45% (year-to-date/ytd), dan secara tahunan sebesar 1,37% (year-on-year/yoy).
Baca juga: Harga Cabai Tinggi, Inflasi Minggu Pertama Maret Tembus 0,09%
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, penyumbang utama inflasi Maret 2021 sampai dengan minggu kedua yaitu komoditas cabai rawit sebesar 0,04% (mtm), bawang merah sebesar 0,03% (mtm), ikan mas, tomat dan telur ayam ras masing-masing sebesar 0,01% (mtm).
"Sementara itu, komoditas yang menyumbang deflasi pada periode laporan berasal dari komoditas cabai merah dan emas perhiasan masing-masing sebesar -0,03% (mtm)," kata Erwin di Jakarta, Jumat (12/3/2021).
Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Maret 2021 secara tahun kalender sebesar 0,45% (year-to-date/ytd), dan secara tahunan sebesar 1,37% (year-on-year/yoy).
Baca juga: Harga Cabai Tinggi, Inflasi Minggu Pertama Maret Tembus 0,09%
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, penyumbang utama inflasi Maret 2021 sampai dengan minggu kedua yaitu komoditas cabai rawit sebesar 0,04% (mtm), bawang merah sebesar 0,03% (mtm), ikan mas, tomat dan telur ayam ras masing-masing sebesar 0,01% (mtm).
"Sementara itu, komoditas yang menyumbang deflasi pada periode laporan berasal dari komoditas cabai merah dan emas perhiasan masing-masing sebesar -0,03% (mtm)," kata Erwin di Jakarta, Jumat (12/3/2021).
Lihat Juga :