Bidik Pasar Jepang, Produk UMKM Asal Sulawesi Utara Mejeng di Japan Fodex 2021
Sabtu, 13 Maret 2021 - 21:48 WIB
loading...
foto/dok
A
A
A
JAKARTA - Beberapa produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Sulawesi Utara (Sulut) berhasil mejeng di Japan Fodex 2021. Beberapa produk andalan daerah tersebut di antaranya adalah ikan tuna, durian palu, pala, serta olahan hasil kelautan dan perikanan.
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengatakan, booth Sulut perlu ada di Fodex 2021 karena adanya penerbangan kargo langsung dari Manado ke Haneda, Tokyo.
“Betul, saya secara khusus menelepon atase perdagangan di Tokyo agar booth Sulut ini ada di Fodex 2021. Kita ingin meningkatkan promosi agar arus kargo langsung dari Manado ke Jepang bisa dimanfaatkan optimal,” kata Jerry menjawab pertanyaan wartawan di Manado, Sabtu (12/3/2021). ( Baca juga:UMKM Tumbuh Pesat, Wali Kota Banda Aceh Gencar Perangi Praktik Rentenir )
Penerbangan kargo itu membawa beberapa produk unggulan Sulut khususnya dan Sulawesi umumnya, seperti ikan tuna yang memasok kebutuhan ikan segar premium untuk masakan Jepang. Seiring waktu, bukan hanya tuna, penerbangan kargo itu mulai memuat produk-produk lainnya termasuk durian Palu, pala, olahan hasil kelautan dan pertanian.
Langkah konkret Wamendag ini diyakini akan meningkatkan penetrasi UMKM di pasar ekspor khususnya Jepang. Selain memanfaatkan penerbangan kargo langsung, upaya ini juga dalam rangka meningkatkan peran UMKM daerah dalam pemanfaatan kerja sama perdagangan.
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengatakan, booth Sulut perlu ada di Fodex 2021 karena adanya penerbangan kargo langsung dari Manado ke Haneda, Tokyo.
“Betul, saya secara khusus menelepon atase perdagangan di Tokyo agar booth Sulut ini ada di Fodex 2021. Kita ingin meningkatkan promosi agar arus kargo langsung dari Manado ke Jepang bisa dimanfaatkan optimal,” kata Jerry menjawab pertanyaan wartawan di Manado, Sabtu (12/3/2021). ( Baca juga:UMKM Tumbuh Pesat, Wali Kota Banda Aceh Gencar Perangi Praktik Rentenir )
Penerbangan kargo itu membawa beberapa produk unggulan Sulut khususnya dan Sulawesi umumnya, seperti ikan tuna yang memasok kebutuhan ikan segar premium untuk masakan Jepang. Seiring waktu, bukan hanya tuna, penerbangan kargo itu mulai memuat produk-produk lainnya termasuk durian Palu, pala, olahan hasil kelautan dan pertanian.
Langkah konkret Wamendag ini diyakini akan meningkatkan penetrasi UMKM di pasar ekspor khususnya Jepang. Selain memanfaatkan penerbangan kargo langsung, upaya ini juga dalam rangka meningkatkan peran UMKM daerah dalam pemanfaatan kerja sama perdagangan.
Lihat Juga :