Ekonomi China Menggila, Diprediksi Tumbuh 15-20% di Kuartal I/2021
Selasa, 16 Maret 2021 - 17:07 WIB
loading...
Ekonomi China diprediksi dapat tumbuh di kisaran 15% hingga 20% pada kuartal pertama tahun ini. Foto/Ilustrasi
A
A
A
BEIJING - Ekonomi China secara pasti keluar dari bayang-bayang pandemi virus Corona dan pulih dengan kuat dalam dua bulan pertama tahun 2021. Indikator utama ekonomi China pada Januari-Februari menunjukkan tingkat pertumbuhan lebih dari 30% didukung akselerasi manufaktur yang stabil yang didukung oleh domestik dan permintaan luar negeri.
Berdasarkan perkembangan tersebut, para analis memperkirakan bahwa China mungkin dapat mencatat tingkat pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) 15-20% untuk tiga bulan pertama 2021. Jika terealisasi, itu akan menjadi ekspansi kuartal pertama tertinggi di antara ekonomi utama dunia.
Baca Juga: Sentimen Anti-China Menguat, Taipei Minta Perusahaan Mereka di Myanmar Kibarkan Bendera Taiwan
Ekonomi China sempat terhenti pada kuartal pertama tahun lalu di tengah lockdown ketat untuk menahan penyebaran virus Corona. Namun, ekonomi dengan cepat pulih setelah pemerintah meluncurkan perang total melawan epidemi dan mengendalikannya sepanjang tahun 2020.
Ekonomi China tumbuh 2,3% pada tahun lalu. Meski tingkat pertumbuhan PDB China pada kemungkinan akan melambat setiap kuartal, para analis meyakini bahwa negara itu berada di jalur yang tepat untuk mencapai target pertumbuhan tahunan lebih dari 6% tahun ini.
Keyakinan itu didukung perkembangan positif dalam dua bulan pertama tahun ini. Data yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional (NBS) menunjukkan produksi industri naik 35,1% dibandingkan dengan kontraksi 13,5% selama periode yang sama tahun lalu.
Selanjutnya, penjualan ritel meningkat 33,8% menjadi 6,97 triliun yuan (sekitar USD1,07 triliun), dibandingkan dengan penurunan 20,5% tahun lalu. Sementara investasi aset tetap melonjak 35% menjadi 4,52 triliun yuan, dibandingkan dengan penurunan 24,5% pada tahun 2020.
Berdasarkan perkembangan tersebut, para analis memperkirakan bahwa China mungkin dapat mencatat tingkat pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) 15-20% untuk tiga bulan pertama 2021. Jika terealisasi, itu akan menjadi ekspansi kuartal pertama tertinggi di antara ekonomi utama dunia.
Baca Juga: Sentimen Anti-China Menguat, Taipei Minta Perusahaan Mereka di Myanmar Kibarkan Bendera Taiwan
Ekonomi China sempat terhenti pada kuartal pertama tahun lalu di tengah lockdown ketat untuk menahan penyebaran virus Corona. Namun, ekonomi dengan cepat pulih setelah pemerintah meluncurkan perang total melawan epidemi dan mengendalikannya sepanjang tahun 2020.
Ekonomi China tumbuh 2,3% pada tahun lalu. Meski tingkat pertumbuhan PDB China pada kemungkinan akan melambat setiap kuartal, para analis meyakini bahwa negara itu berada di jalur yang tepat untuk mencapai target pertumbuhan tahunan lebih dari 6% tahun ini.
Keyakinan itu didukung perkembangan positif dalam dua bulan pertama tahun ini. Data yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional (NBS) menunjukkan produksi industri naik 35,1% dibandingkan dengan kontraksi 13,5% selama periode yang sama tahun lalu.
Selanjutnya, penjualan ritel meningkat 33,8% menjadi 6,97 triliun yuan (sekitar USD1,07 triliun), dibandingkan dengan penurunan 20,5% tahun lalu. Sementara investasi aset tetap melonjak 35% menjadi 4,52 triliun yuan, dibandingkan dengan penurunan 24,5% pada tahun 2020.
Lihat Juga :