Maksimalkan Pelaksanaan IPDMIP di NTB Demi Dongkrak Produksi Pertanian
Rabu, 17 Maret 2021 - 21:59 WIB
loading...
Untuk meningkatkan produksi pertanian, Kementerian Pertanian akan memaksimalkan proyek IPMDIP di Nusa Tenggara Barat (NTB). Foto/Dok
A
A
A
NUSA TENGGARA BARAT - Untuk meningkatkan produksi pertanian , Kementerian Pertanian (Kementan) akan memaksimalkan proyek IPMDIP (Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Project) di Nusa Tenggara Barat (NTB). Di Maret 2021, pelatihan IPDMIP di NTB akan digelar 2 kali, yaitu pekan ke-3 dan 4.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pertanian harus dimaksimal untuk mendukung ketahanan pangan . "Dalam pandemi Covid-19, pertanian menjadi sektor yang sangat penting. Karena, pertanian harus menyediakan pangan. Kita juga akan menggenjot produktivitas agar ketahanan pangan bisa terjaga," ungkap Mentan.
Baca Juga: Agar Produksi Pertanian Terus Berjalan, Mentan Dorong Petani Probolinggo Klaim Asuransi
Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSMDP) Kementan, Dedi Nursyamsi mengatakan, peningkatan produktivitas membutuhkan SDM yang handal. "Faktor utama pengungkit produktivitas pertanian adalah SDM. Jadi, jika ingin membangun pertanian maka yang harus dibangun terlebih dahulu adalah SDM pertanian," katanya.
Dedi Nursyamsi menerangkan, melalui IPDMIP kemampuan, kualitas dan kapasitas SDM akan turut ditingkatkan. "Sebab IPDMIP akan menggear berbagai pelatihan untuk meningkatkan kemampuan SDM pertanian. Siapa itu SDM pertanian, yaitu penyuluh, petani, termasuk juga poktan, gapoktan, dan petani milenial," terang Dedi.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pertanian harus dimaksimal untuk mendukung ketahanan pangan . "Dalam pandemi Covid-19, pertanian menjadi sektor yang sangat penting. Karena, pertanian harus menyediakan pangan. Kita juga akan menggenjot produktivitas agar ketahanan pangan bisa terjaga," ungkap Mentan.
Baca Juga: Agar Produksi Pertanian Terus Berjalan, Mentan Dorong Petani Probolinggo Klaim Asuransi
Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSMDP) Kementan, Dedi Nursyamsi mengatakan, peningkatan produktivitas membutuhkan SDM yang handal. "Faktor utama pengungkit produktivitas pertanian adalah SDM. Jadi, jika ingin membangun pertanian maka yang harus dibangun terlebih dahulu adalah SDM pertanian," katanya.
Dedi Nursyamsi menerangkan, melalui IPDMIP kemampuan, kualitas dan kapasitas SDM akan turut ditingkatkan. "Sebab IPDMIP akan menggear berbagai pelatihan untuk meningkatkan kemampuan SDM pertanian. Siapa itu SDM pertanian, yaitu penyuluh, petani, termasuk juga poktan, gapoktan, dan petani milenial," terang Dedi.
Lihat Juga :