Penjaminan KUR Askrindo hingga Februari Tembus Rp20 Triliun

Kamis, 18 Maret 2021 - 20:49 WIB
loading...
Penjaminan KUR Askrindo...
Dalam masa dua bulan pertama tahun ini, Askrindo telah memberikan penjaminan kredit mencapai Rp20,69 triliun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Dalam kondisi pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo tetap menjalankan tugasnya untuk menjamin kredit, terutama kredit untuk usaha kecil atau yang lebih dikenal dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) . Hal itu demi menjaga kelangsungan usaha mikro dan kecil, sejalan dengan upaya pemerintah mempercepat pemulihan ekonomi nasional melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) .

Dalam masa dua bulan pertama tahun ini, asuransi milik BUMN atau yang dikenal dengan sebutan PT Askrindo telah memberikan penjaminan kredit mencapai Rp20,69 triliun. Raihan itu naik sekitar 20% dibanding periode yang sama tahun lalu, dengan total jumlah debitur mencapai 553.537 UMKM dan jumlah tenaga kerja yang diserap mencapai 827.649 orang.

Baca Juga: Tingkatkan Ujroh, Askrindo Syariah Jalin Kerjasama dengan LPDB-KUMKM

Keberadaan stimulus pemerintah dalam rangka menghadapi dampak Covid-19 terhadap perekonomian melalui peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah membantu Askrindo untuk bisa menjaga rasio tingkat penjaminan atau yang lebih dikenal dengan ratio Non Performing Guarantee (NPG) di level yang sehat yakni sebesar 0,7%.

"Ini memperlihatkan kemampuan UMKM untuk membayar kewajibannya tetap berjalan dengan baik. Tantangan ke depan bagi kami menjaga rasio NPG dilevel yang sehat bila nanti peraturan OJK tersebut sudah dicabut," ujar Direktur Utama PT Askrindo, Dedi Sunardi.

Sambung Dedi juga menambahkan, bahwa Askrindo akan meningkatkan likuiditas perusahaan antara lain dengan menaikkan cadangan imbal jasa penjaminan (IJP), cadangan klaim dan reasuransi, disamping upaya tersebut PT Askrindo akan meningkatkan perolehan recoveries dengan tetap melakukan penagihan secara intens baik kepada perbankan maupun mitra bisnis secara langsung.

Penjaminan kredit yang diberikan oleh anak usaha Indonesia Financial Group (IFG) ini, antara lain diberikan untuk sektor perdagangan mencapai Rp 9,31 triliun, dengan serapan tenaga kerja mencapai 291.265 orang. Lalu sektor pertanian dan kehutanan mencapai Rp 6,1 triliun, serapan tenaga kerja mencapai 365.343 orang.

Penjaminan kredit bagi industri kecil sebesar Rp1,97 triliun, dengan serapan tenaga kerja sebesar 52.666 orang, sektor jasa dan sektor lainnya sebesar Rp 1,87 triliun, dengan serapan tenaga kerja mencapai 70.452 orang. Ditambah sektor penyediaan akomodasi sebesar Rp 1,04 trliun, dengan serapan tenaga kerja mencapai 35.449 orang.

Baca Juga: Program PEN Bagi Koperasi dan UMKM Segera Digulirkan

Serta sektor perikanan dan kelautan sebesar Rp.374 milyar dengan serapan tenaga kerja mencapai 11.993 orang serta sektor konstruksi sebesar Rp. 24 milyar dengan serapan tenaga kerja mencapai 482 orang. Hingga akhir tahun ini, pemerintah menetapkan target penyaluran KUR mencapai Rp 253 triliun.

"Askrindo menargetkan akan mengambil porsi sebesar Rp126,5 triliun. Imbal jasa penjaminan KUR diperkirakan mencapai Rp2,9 triliun, dengan tingkat risiko kredit yang terukur. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kami dalam menjalankan tugas menjamin KUR dimasa Pandemi saat ini," ujar Dedi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Askrindo Dukung Tumbuh Kembang Anak Usia Dini
Genjot Penetrasi Asuransi...
Genjot Penetrasi Asuransi ke Generasi Muda
Askrindo Muda Beri Dampak...
Askrindo Muda Beri Dampak Sosial melalui Relawan Bakti BUMN
Percepat Proses Penagihan...
Percepat Proses Penagihan Subrogasi, Askrindo-Bank Nagari Teken Kerja Sama
Askrindo Aktif Partisipasi...
Askrindo Aktif Partisipasi dalam Penanganan Masalah Lingkungan
Askrindo Terus Jalankan...
Askrindo Terus Jalankan Transformasi Bidik Pangsa Pasar Lebih Luas
Empat Pejabat Askrindo...
Empat Pejabat Askrindo Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Korupsi
APIA 2024, Apresiasi...
APIA 2024, Apresiasi untuk Guru PAUD Berprestasi
Bakti BUMN, Askrindo...
Bakti BUMN, Askrindo Berpartisipasi dalam Konservasi Alam dan Lingkungan di Raja Ampat
Rekomendasi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved