Bertemu Mantan PM Jepang, Menperin All Out Jelaskan Kemudahan Investasi
Minggu, 21 Maret 2021 - 13:00 WIB
loading...
Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita secara all out memaparkan berbagai kemudahan investasi di Tanah Air. Hal itu ia sampaikan saat melakukan pertemuan dengan Ketua Japan Indonesia Association (Japinda) sekaligus mantan Perdana Menteri Jepang, Mr. Yasuo Fukuda. Japinda sendiri merupakan lembaga dengan peran meningkatkan kerja sama antara Jepang dan Indonesia.
“Dalam pertemuan tersebut, kami menyampaikan bahwa pengesahan UU Cipta Kerja mendorong reformasi regulasi yang mendukung peningkatan investasi termasuk dari Jepang,” ujar Menperin di Jakarta, Minggu (21/3/2021). ( Baca juga:Gercep, Menperin Sosialisasikan revisi PP 73 Ke Produsen Otomotif Jepang )
Terkait dengan peningkatan investasi, Menperin sekaligus membahas pengembangan industri methanol dan ammonia. Salah satu industri petrokimia terkemuka Jepang, Sojitz Corporation, telah menyampaikan minatnya untuk memperluas investasi di Indonesia dengan berpartisipasi pada proyek hilirisasi industri berbasis gas di Kawasan Industri Teluk Bintuni, Papua Barat.
“Kami mendorong agar perusahaan asal Jepang tersebut juga mengembangkan industri methanol dan ammonia sebagai bagian dari substitusi impor bahan baku,” papar Menperin.
Pada kesempatan tersebut, Mr. Fukuda menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi industri petrokimia yang besar dan mendukung agar perusahaan Jepang dapat berinvestasi di sektor pionir tersebut.
“Dalam pertemuan tersebut, kami menyampaikan bahwa pengesahan UU Cipta Kerja mendorong reformasi regulasi yang mendukung peningkatan investasi termasuk dari Jepang,” ujar Menperin di Jakarta, Minggu (21/3/2021). ( Baca juga:Gercep, Menperin Sosialisasikan revisi PP 73 Ke Produsen Otomotif Jepang )
Terkait dengan peningkatan investasi, Menperin sekaligus membahas pengembangan industri methanol dan ammonia. Salah satu industri petrokimia terkemuka Jepang, Sojitz Corporation, telah menyampaikan minatnya untuk memperluas investasi di Indonesia dengan berpartisipasi pada proyek hilirisasi industri berbasis gas di Kawasan Industri Teluk Bintuni, Papua Barat.
“Kami mendorong agar perusahaan asal Jepang tersebut juga mengembangkan industri methanol dan ammonia sebagai bagian dari substitusi impor bahan baku,” papar Menperin.
Pada kesempatan tersebut, Mr. Fukuda menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi industri petrokimia yang besar dan mendukung agar perusahaan Jepang dapat berinvestasi di sektor pionir tersebut.
Lihat Juga :