Pertamina EP Cepu Rampungkan Pemasangan Generator Selexol
Sabtu, 18 April 2020 - 15:27 WIB
loading...
Ilustrasi Pertamina EP. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pertamina EP Cepu (PEPC) melanjutkan pengembangan proyek Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru (JTB) di tengah pandemi corona.
Proyek Pengembangan Gas Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung (JTB) meraih salah satu capaian pentingnya di tahun 2020 ini, setelah meraih 6 Juta Jam Kerja Selamat (JKS), dan juga melalui serangkaian perjalanan panjang mobilisasi equipment untuk memenuhi kebutuhan fasilitas Gas Processing Facility (GPF).
Selexol Regenerator ini berfungsi untuk memurnikan gas JTB dengan cara memisahkan komponen gas asam seperti hidrogen sulfida dan karbondioksida.
Proses pemasangan pengangkatan dan pemasangan melibatkan 2 buah crane, dengan kapasitas 1.350 ton dan 350 ton. Dalam mengerjakan kegiatan pemasangan ini, kolaborasi antara pekerja Proyek JTB sangat intensif, dengan dilakukannya serangkaian analisa keselamatan untuk meniminalkan seluruh risiko yang mungkin timbul.
"Sekali lagi, telah terbukti hasil kolaborasi PT Pertamina EP Cepu (PEPC) dan Konsorsium PT Rekayasa Industri-Japan Gas Corporation-JGC Indonesia (RJJ) dalam mencapai setiap tahapan penting Proyek JTB untuk mencapai target on-stream 2020," jelas Direktur Utama PT Pertamina EP Cepu, Jamsaton Nababan di Jakarta, Sabtu (18/4/2020).
Proyek Pengembangan Gas Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung (JTB) meraih salah satu capaian pentingnya di tahun 2020 ini, setelah meraih 6 Juta Jam Kerja Selamat (JKS), dan juga melalui serangkaian perjalanan panjang mobilisasi equipment untuk memenuhi kebutuhan fasilitas Gas Processing Facility (GPF).
Selexol Regenerator ini berfungsi untuk memurnikan gas JTB dengan cara memisahkan komponen gas asam seperti hidrogen sulfida dan karbondioksida.
Proses pemasangan pengangkatan dan pemasangan melibatkan 2 buah crane, dengan kapasitas 1.350 ton dan 350 ton. Dalam mengerjakan kegiatan pemasangan ini, kolaborasi antara pekerja Proyek JTB sangat intensif, dengan dilakukannya serangkaian analisa keselamatan untuk meniminalkan seluruh risiko yang mungkin timbul.
"Sekali lagi, telah terbukti hasil kolaborasi PT Pertamina EP Cepu (PEPC) dan Konsorsium PT Rekayasa Industri-Japan Gas Corporation-JGC Indonesia (RJJ) dalam mencapai setiap tahapan penting Proyek JTB untuk mencapai target on-stream 2020," jelas Direktur Utama PT Pertamina EP Cepu, Jamsaton Nababan di Jakarta, Sabtu (18/4/2020).
Lihat Juga :