Kasus Aktif Covid-19 RI Turun, Pemerintah Pede Ekonomi Segera Membaik
Jum'at, 02 April 2021 - 18:00 WIB
loading...
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto meyakini ekonomi segera membaik di tahun ini. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) mencatat, persentase kasus aktif Covid-19 di Indonesia mengalami penurunan signifikan. Angka penurunan terjadi karena adanya penerapan kebijakan PPKM dan pelaksanaan program vaksinasi nasional.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, angka kesembuhan dan penurunan kasus di Indonesia lebih baik dibandingkan dengan negara lain. Dengan begitu, dia meyakini perekonomian nasional akan membaik pada tahun ini. Baca Juga: Indeks Manufaktur RI Cetak Rekor, Menko Airlangga: Momentum Percepat Pemulihan Ekonomi
"Tingkat kesembuhan dan kasus aktif (Indonesia) lebih baik dibandingkan angka global. Kemudian, terjadi tren penurunan persentase kasus aktif dan tingkat kematian, dan tren kenaikan persentase kesembuhan. Bahwa di 2021 ini, pemerintah yakin perekonomian Indonesia akan dapat tumbuh dan penyebaran Covid-19 juga akan dapat ditekan," ujar Airlangga, (2/4/2021).
Proses perbaikan ekonomi nasional sendiri didukung dengan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang didorong di sisi permintaan dan penawaran. Alokasi anggaran PEN di 2021 tercatat sebesar Rp699,43 triliun.
Jumlah itu meningkat dibandingkan realiasi PEN di tahun lalu yang sebesar Rp579,78 triliun. Khusus untuk dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), telah dialokasikan anggaran PEN sebesar Rp184,83 triliun. Baca Juga: Kebut Pemulihan Ekonomi, Menkeu: Perbankan dan Pasar Modal jadi Prioritas Vaksinasi
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, angka kesembuhan dan penurunan kasus di Indonesia lebih baik dibandingkan dengan negara lain. Dengan begitu, dia meyakini perekonomian nasional akan membaik pada tahun ini. Baca Juga: Indeks Manufaktur RI Cetak Rekor, Menko Airlangga: Momentum Percepat Pemulihan Ekonomi
"Tingkat kesembuhan dan kasus aktif (Indonesia) lebih baik dibandingkan angka global. Kemudian, terjadi tren penurunan persentase kasus aktif dan tingkat kematian, dan tren kenaikan persentase kesembuhan. Bahwa di 2021 ini, pemerintah yakin perekonomian Indonesia akan dapat tumbuh dan penyebaran Covid-19 juga akan dapat ditekan," ujar Airlangga, (2/4/2021).
Proses perbaikan ekonomi nasional sendiri didukung dengan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang didorong di sisi permintaan dan penawaran. Alokasi anggaran PEN di 2021 tercatat sebesar Rp699,43 triliun.
Jumlah itu meningkat dibandingkan realiasi PEN di tahun lalu yang sebesar Rp579,78 triliun. Khusus untuk dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), telah dialokasikan anggaran PEN sebesar Rp184,83 triliun. Baca Juga: Kebut Pemulihan Ekonomi, Menkeu: Perbankan dan Pasar Modal jadi Prioritas Vaksinasi
Lihat Juga :