Sepanjang 2020 Emiten Beton Readymix Ini Catatkan Kinerja Ciamik
Selasa, 06 April 2021 - 23:40 WIB
loading...
Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Berkah Beton Sadaya (BBS) mencatakan laporan keuangan dengan peningkatan laba yang terus menanjak. Perusahaan industri pendukung infrastruktur yang telah masuk bursa saham dengan kode BEBS ini mencatatkan kenaikan keuntungan hingga 92 kali lipat YoY.
Berdiri sejak Januari 2019, BBS telah mencatatkan laporan penjualan sebesar Rp110,70 miliar di tahun 2020. Pendapatan usaha di tahun 2020 tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp95,93 miliar atau sebesar 649,78% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp14,76 miliar.
Kenaikan penjualan BBS di tahun 2020 disebabkan perseroan yang telah berhasil meningkatkan penjualan material sebesar Rp86,61 miliar dan peningkatan penjualan redymix sebesar Rp9,32 miliar atau 68,70%. ( Baca juga:Terjun Bebas! Laba Adhi Karya Anjlok 96 Persen di 2020 )
Bergerak di bidang industri, konstruksi, perdagangan besar dan penggalian, BBS melakukan berbagai progam dan strategi dalam melakukan pemasaran efektif untuk mempertahankan dan meningkatkan pendapatan perseroan pada periode selanjutnya.
"Untuk laba bruto, BBS juga mencatatkan kenaikan sebesar 1.1148,56% dari Rp2,76 miliar di tahun 2019 menjadi 34,47 miliar di tahun 2020. Peningkatakan laba kotor meningkat dan berbanding lurus dengan pendapatan," kata Hasan Muldhani, Direktur Utama BBS, Selasa (6/4/2021).
Berdiri sejak Januari 2019, BBS telah mencatatkan laporan penjualan sebesar Rp110,70 miliar di tahun 2020. Pendapatan usaha di tahun 2020 tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp95,93 miliar atau sebesar 649,78% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp14,76 miliar.
Kenaikan penjualan BBS di tahun 2020 disebabkan perseroan yang telah berhasil meningkatkan penjualan material sebesar Rp86,61 miliar dan peningkatan penjualan redymix sebesar Rp9,32 miliar atau 68,70%. ( Baca juga:Terjun Bebas! Laba Adhi Karya Anjlok 96 Persen di 2020 )
Bergerak di bidang industri, konstruksi, perdagangan besar dan penggalian, BBS melakukan berbagai progam dan strategi dalam melakukan pemasaran efektif untuk mempertahankan dan meningkatkan pendapatan perseroan pada periode selanjutnya.
"Untuk laba bruto, BBS juga mencatatkan kenaikan sebesar 1.1148,56% dari Rp2,76 miliar di tahun 2019 menjadi 34,47 miliar di tahun 2020. Peningkatakan laba kotor meningkat dan berbanding lurus dengan pendapatan," kata Hasan Muldhani, Direktur Utama BBS, Selasa (6/4/2021).
Lihat Juga :