Waktu Tempuh Jauh Lebih Singkat, Kereta Bandara YIA jadi Alternatif Menarik

Rabu, 07 April 2021 - 16:48 WIB
loading...
Waktu Tempuh Jauh Lebih...
Ilustrasi kereta bandara. Foto/Dok Antara
A A A
JAKARTA - Kereta Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) akan beroperasi pada tahun ini. Saat ini, pengerjaan Kereta Bandara YIA sudah mencapai 86,04%. Adanya kereta Bandara YIA ini bisa menjadi alternatif masyarakat Yogyakarta. Lantas, jika membandingkan kereta bandara YIA dengan menggunakan kendaraan pribadi, mana yang lebih baik?.

Direktur Prasarana Kereta Api Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Heru Wisnu Prabowo mengatakan, jika melihat kecepatan, kendaraan pribadi memang jauh lebih cepat. Pasalnya, kendaraan pribadi bisa mencapai kecepatan maksimal 100 kilometer (km) per jam.

Sedangkan dengan menggunakan kereta bandara, kecepatannya hanya 80 km per jam. Namun, jika menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil kecepatannya tidak stabil dengan berbagai macam hambatan di jalan seperti macet.

Baca juga: Kereta Bandara Internasional Yogyakarta Beroperasi Agustus, Segini Tarifnya

Oleh karena itu, waktu tempuh dengan menggunakan kereta bandara jauh lebih cepat karena hanya membutuhkan waktu kurang lebih 45 menit. Sedangkan jika menggunakan kendaraan pribadi diperkirakan membutuhkan waktu kurang lebih 90 menit. “Perbandingan kalau mobil lebih cepat (kecepatannya) tapi (waktu tempuhnya lebih lama) karena belum ada macet,” ujarnya di Solo, Rabu (7/4/2021).

Sementara itu, keuntungan lain jika menggunakan kereta bandara adalah tidak menimbulkan polusi udara. Sedangkan jika menggunakan kendaraan pribadi akan menimbulkan polusi udara.

Baca juga: Dibandingkan Anies, Garasi Kepala Bapenda Makassar Ini Jauh Lebih Tajir

Dari sisi kapasitas, kereta bandara jauh lebih banyak karena bisa menampung dan membawa hingga 960 penumpang per trip. Sedangkan dengan mobil pribadi hanya 6 penumpang saja setiap perjalananya.

Sedangkan mengenai tarifnya, memang saat ini masih dihitung. Namun diperkirakan tarif kereta bandara hanya sekitar Rp25.000 saja. “Tarifnya masih dihitung. Mungkin paling mahal sekitar Rp25.000. Kita belum hitung karena tergantung penumpang yang naik di sana,” kata Heru.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Pacitan Guncang...
Gempa Pacitan Guncang Yogyakarta, 14 Kereta Api Berhenti Luar Biasa
Lebaran 2026, Tol Prambanan-Purwomartani...
Lebaran 2026, Tol Prambanan-Purwomartani dan Ambarawa-Bawen Dibuka Fungsional
MNC Life dan BPD DIY...
MNC Life dan BPD DIY Resmi Teken Kerja Sama Asuransi Jiwa Kredit
Bali Ditinggal, Jogja...
Bali Ditinggal, Jogja Jadi Primadona Wisatawan Lokal
Seruniaudio Catatkan...
Seruniaudio Catatkan Omzet Rp4 Miliar, Jangkau Lebih dari 40 Negara
Diterima Perguruan Tinggi...
Diterima Perguruan Tinggi di Jogja? Miliki Hunian Modern di NexCity, DP Mulai Rp3 Jutaan!
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Karaton Ngayogyakarta...
Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat Perkuat Promosi Budaya dan Pariwisata Yogyakarta di Pasar Global
Rekomendasi
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Berita Terkini
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Infografis
Misteri Inti Mars Akhirnya...
Misteri Inti Mars Akhirnya Terpecahkan, Jauh Lebih Kecil dari Perkiraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved