Menteri Teten Masduki Beberkan Empat Agenda buat UMKM
Rabu, 07 April 2021 - 19:10 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan bahwa sektor pangan merupakan keunggulan bangsa Indonesia. Tidak saja di darat, di laut lebih luas lagi potensi yang belum tergarap. Baik itu dari sisi pariwisata bahari, sumber daya pangan perikanan, hingga kekayaan budaya dan ilmu pengetahuan yang ada di dalamnya. ( Baca juga:Batas Pinjaman KUR Dinaikkan, Menteri Teten: Biar UMKM Cepat Naik Kelas )
"Karenanya kami akan bersinergi untuk mengembangkan eduwisata agro-maritim. Ini sejalan dengan prioritas Kementerian Koperasi dan UKM , yakni mengembangkan sektor produktif (pertanian, peternakan, dan perikanan) yang menjadi basis gerakan ekonomi rakyat," jelas Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki pada acara Rakorbid Pariwisata Tingkat Nasional bertema Peningkatan Kapasitas UKM sebagai Pelaku Eduwisata Agro di Destinasi Pariwisata, secara daring di Jakarta, Rabu (7/4/2021).
Bahkan, Teten mengakui, pengembangan tersebut sesuai arahan Presiden Jokowi, yakni melalui korporatisasi pertanian dan perikanan berbasis koperasi.
Menurut Teten, setidaknya ada empat agenda pokok yang terus dijalankan pemerintah untuk memastikan struktur ekonomi nasional semakin berkeadilan. Pertama, membuka akses UMKM terhadap lahan.
"Ini dilakukan melalui program Perhutanan Sosial seluas 12,7 hektare dan juga program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA). Kami di KemenkopUKM mendorong pengembangan kelembagaan ekonomi para penerima Perhutanan Sosial," imbuhnya.
Kedua, peningkatan akses UMKM terhadap pembiayaan. "Alhamdulillah, baru saja Presiden memberikan arahan kepada kami untuk meningkatkan porsi kredit perbankan dari selama ini 20% menjadi 30% di 2024," kata Teten.
Begitu juga KUR tanpa agunan yang selama ini sampai Rp50 juta menjadi sampai Rp100 juta, serta plafon maksimum yang sebelumnya Rp500 juta naik menjadi Rp20 miliar. "Peluang ini harus dinikmati UMKM untuk naik kelas," tandas Teten.
"Karenanya kami akan bersinergi untuk mengembangkan eduwisata agro-maritim. Ini sejalan dengan prioritas Kementerian Koperasi dan UKM , yakni mengembangkan sektor produktif (pertanian, peternakan, dan perikanan) yang menjadi basis gerakan ekonomi rakyat," jelas Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki pada acara Rakorbid Pariwisata Tingkat Nasional bertema Peningkatan Kapasitas UKM sebagai Pelaku Eduwisata Agro di Destinasi Pariwisata, secara daring di Jakarta, Rabu (7/4/2021).
Bahkan, Teten mengakui, pengembangan tersebut sesuai arahan Presiden Jokowi, yakni melalui korporatisasi pertanian dan perikanan berbasis koperasi.
Menurut Teten, setidaknya ada empat agenda pokok yang terus dijalankan pemerintah untuk memastikan struktur ekonomi nasional semakin berkeadilan. Pertama, membuka akses UMKM terhadap lahan.
"Ini dilakukan melalui program Perhutanan Sosial seluas 12,7 hektare dan juga program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA). Kami di KemenkopUKM mendorong pengembangan kelembagaan ekonomi para penerima Perhutanan Sosial," imbuhnya.
Kedua, peningkatan akses UMKM terhadap pembiayaan. "Alhamdulillah, baru saja Presiden memberikan arahan kepada kami untuk meningkatkan porsi kredit perbankan dari selama ini 20% menjadi 30% di 2024," kata Teten.
Begitu juga KUR tanpa agunan yang selama ini sampai Rp50 juta menjadi sampai Rp100 juta, serta plafon maksimum yang sebelumnya Rp500 juta naik menjadi Rp20 miliar. "Peluang ini harus dinikmati UMKM untuk naik kelas," tandas Teten.
Lihat Juga :