Gelar Kharisma Event Nusantara, Sandiaga Uno: Lokomotif Penggerak Ekonomi Masyarakat

Minggu, 11 April 2021 - 09:37 WIB
loading...
Gelar Kharisma Event...
Menparekraf Sandiaga Uno menerangkan, Kharisma Event Nusantara 2021 yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjadi titik awal kebangkitan industri event di Indonesia, setelah vakum selama 1 tahun terakhir. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kharisma Event Nusantara 2021 yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjadi titik awal kebangkitan industri event di Indonesia, setelah vakum selama 1 tahun terakhir.

"Pemerintah sudah memulai berarti dunia usaha, masyarakat, komunitas, institusi pendidikan, dan juga media bisa mensosialisasikan bahwa panduan protokol kesehatan sudah ada, silakan menyelenggarakan event dengan tentunya terus bersinergi bersama pemangku kepentingan yang lain," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno .

Hal tersebut dikatakan pada peluncuran Kharisma Event Nusantara 2021, Sabtu Malam, (11/5/2021).

Baca Juga: Sandiaga Sebut Bidang Kreatif Harus Terus Digeber di Masa Krisis

Sandiaga mengatakan Kementerian Parekraf selama ini telah menerima banyak proposal permohonan dari pemerintah daerah untuk mengadakan event, kini berbagai kegiatan tersebut bisa dijalankan."Pada dasarnya ini sebagai launching dari event-event yang ada di daerah-daerah," ungkapnya.

Dia mengatakan beberapa event daerah sudah mulai berjalan dan diharapkan pada semester kedua tahun ini akan lebih banyak lagi event yang berjalan. Dengan semakin masifnya vaksin di masyarakat, event diyakini bisa lebih banyak lagi.

"Kita ingin bangkit ya, harapannya masyarakat semangat, sektor-sektor mulai menggeliat dan dampak dari event ini dahsyat. Menurut saya akan membuat kita lebih kuat dan Insya Allah ekonomi rakyat kembali bergerak, membuka lapangan kerja seluas- luasnya," jelasnya.

Sandi mengatakan Kharisma Event Nusantara ingin menyampaikan dua pesan kepada masyarakat. "Kita ingin mengirimkan pesan yang jelas. Pertama, yang tegas bahwa event itu bukan pemicu penularan Covid-19, tapi dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, event bisa diselenggarakan, dan bisa menjadi salah satu lokomotif agar ekonomi masyarakat kembali bergerak," katanya.

Kedua, gelaran tersebut diadakan untuk mengirim pesan, memberikan semangat dan motivasi para penyelenggara event di daerah di provinsi di kabupaten di kota-kota di seluruh Indonesia sampai ke level desa bahwa selama dilakukan dengan protokol kesehatan Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability (CHSE), dan berkoordinasi dengan aparat setempat, event bisa digelar.

Sandiaga mengatakan even penting untuk menghadirkan geliat ekonomi kembali, khususnya setelah 1 tahun ini event tidak bergerak. Ada 34 juta lebih masyarakat yang tergabung dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Kharisma Event Nusantara ini panduan kepada para penyelenggara event tentang bagaimana menyelenggarakan event, dan ini setelah tanggal 10 April, kita akan dampingi event-event di seluruh pelosok Nusantara agar ekonomi rakyat bergerak, tapi dari sisi protokol kesehatan dan dari sisi penanganan pandemi ini juga diutamakan," jelasnya.

Dia berharap melalui Kharisma Event Nusantara ada optimisme bagi para pelaku industri dan menyeimbangkan antara event yang berjalan dan protokol kesehatan. "Inilah bentuk keseimbangan yang kami hadirkan dalam perhelatan malam ini Kharisma Event Nusantara," kata Sandi.

Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo mengatakan, inisiatif tersebut merupakan terobosan yang bagus. "Ini memberikan harapan bagi para pelaku di industri pariwisata dan ekonomi kreatif," ungkapnya.

Karena ini merupakan calendar of event yang terkait dengan pariwisata, ekonomi kreatif yang diselenggarakan oleh Kementerian Parekraf. "Harapan yang positif, masih ada harapan yang besar: Bahwa industri pariwisata dan ekonomi kreatif akan bangkit lagi," kata Hary.

Dia berpesan kesempatan itu selalu ada di setiap situasi, situasi baik maupun tidak baik. Tinggal bagaimana cara memandang. "Kita harus mampu untuk beradaptasi. Jangan mau menyerah," jelasnya.

Baca Juga: Sandiaga Optimistis Wisata Petualangan Indonesia Bisa Nomor 1 di ASEAN

Hary sangat optimistis dengan masa depan industri pariwisata. Karena Indonesia kaya dengan alam yang sangat indah, dan itu ada dimana-mana, baik di Sulawesi, Sumatera, Bali, NTT, NTB, Pulau Jawa dan berbagai daerah lainnya.

"Tinggal bagaimana kita mengolahnya. Menjadikan satu daya tarik yang diketahui oleh tentunya dunia," jelasnya.

Begitu pula, industri kreatif, di masa seperti saat ini para pembuat film bisa beralih dari layar lebar ke pembuatan film untuk kebutuhan original content bagi layanan Over the Top (OTT).

Selanjutnya, penyanyi bisa memanfaatkan teknologi untuk membuat channel YouTube, tampil streaming dan lain sebagainya. "Kita harus mampu untuk beradaptasi. Kesimpulannya, kesempatan ada di setiap situasi. Jangan mau menyerah," jelasnya
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Program MBG Bisa Genjot...
Program MBG Bisa Genjot Ekonomi Daerah jika Tata Kelola Diperbaiki
Menpar Widiyanti Pamer...
Menpar Widiyanti Pamer Sumbangan Sektor Pariwisata ke Pertumbuhan Ekonomi, Sebesar Apa?
Tunggu Tanggal Mainnya,...
Tunggu Tanggal Mainnya, Kadin Bakal Meluncurkan Kajian soal MBGnomics
Pelatihan Gig Economy...
Pelatihan Gig Economy dan AI Challenge Diluncurkan, Kementerian Ekraf Harap Buka Lapangan Kerja untuk Gen Z
Pendaftaran Calon Ketum...
Pendaftaran Calon Ketum BPD HIPMI Papua Tengah Periode 2025-2028 Dibuka
Pariwisata Jadi Motor...
Pariwisata Jadi Motor Ekonomi RI di Kuartal III/2025, Sumbang 3,96% ke PDB Nasional
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Program MBG Dinilai...
Program MBG Dinilai Bantu Atasi Stunting dan Gerakkan Ekonomi Daerah
Rekomendasi
Sepak Bola Gelorakan...
Sepak Bola Gelorakan Kampanye Dont Stop The Celebration, Ajak Masyarakat Rayakan Kebersamaan
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved