China Menampar Keras Alibaba dengan Denda USD2,8 Miliar Terkait Kasus Monopoli

Minggu, 11 April 2021 - 11:25 WIB
loading...
China Menampar Keras...
Regulator China menampar keras Alibaba dengan denda sebesar 18,23 miliar yuan (atau setara dengan USD2,8 miliar) terkait penyelidikan anti-monopoli. Foto/Dok
A A A
BEIJING - Regulator China menampar keras Alibaba dengan denda sebesar 18,23 miliar yuan (atau setara dengan USD2,8 miliar) terkait penyelidikan anti-monopoli terhadap perusahaan raksasa teknologi itu. Pihak regulator menerangkan, Alibaba dinyatakan menyalahgunakan dominasi pasarnya.

Baca Juga: Alibaba Cloud Ingin Latih 50.000 Pengangguran Teknologi AI, Analitik Data, dan Cloud

Regulator membuka penyelidikan terhadap praktik monopoli yang dilakukan titan teknologi itu pada bulan Desember. Fokus utama penyelidikan adalah praktik yang memaksa pedagang untuk memilih salah satu dari dua platform, daripada memilih bekerja dengan keduanya.

Dalam sebuah pernyataan hari Sabtu, Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar China (SAMR) mengatakan kebijakan ini menghambat persaingan di pasar ritel online China dan "melanggar bisnis pedagang di platform dan hak serta kepentingan konsumen," menurut terjemahan CNBC dari pernyataan berbahasa China itu.

Dalam sebuah pernyataan pihak Alibaba mengatakan bakal menerima putusan itu dan memastikan tetap patuh. Analis mengatakan denda tersebut menunjukkan China berniat untuk bergerak melawan platform internet yang menurutnya terlalu besar.

Meskipun tidak terkenal di luar China, di dalam negeri Alibaba merupakan raksasa yang mendominasi, seperti dilansir BBC. Perusahaan ini kerap disebut sebagai Amazonnya China. Ritel adalah aktivitas utamanya tetapi lini bisnisnya telah menyebar ke pembayaran digital, kredit dan komputasi cloud.

Baca Juga: Tokcer, Alibaba Group Raup Laba Rp167 Triliun Lebih di 2020

Denda tersebut berjumlah 4% dari pendapatan Alibaba di tahun 2019. Regulator mengatakan Alibaba membatasi persaingan dengan menghentikan beberapa penjual menggunakan platform lain. Kebijakan ini mengiringi serangkaian peristiwa terhadap perusahaan milik Jack Ma itu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Rekomendasi
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
Malam Ini, Lampu Jalan...
Malam Ini, Lampu Jalan Protokol Jakarta hingga Monas Bakal Dipadamkan Sejam
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Berita Terkini
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Infografis
Amerika Serikat Umumkan...
Amerika Serikat Umumkan Siap Perang dengan China!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved