Balai Besar KIPM Makassar Dorong Direct Call Ekspor Komoditas Perikanan
Selasa, 13 April 2021 - 11:02 WIB
loading...
A
A
A
"Direct call juga bisa menjaga dan mempertahankan kualitas komoditas perikanan serta menurunkan tingkat kematian ikan yang diekspor karena waktu tempuh lebih singkat, efektivitas laju transportasi udara, memacu produktivitas wilayah-wilayah sentra produksi perikanan dan meningkatkan devisa negara," urai Riza Priyatna, dalam sambutannya.
Hadir sebagai narasumber dalam FGD tersebut, diantaranya Kepala Pusat Karantina Ikan BKIPM, Vice President Cargo and Logistic Development PT Angkasa Pura I (Persero), General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Sultan Hasanuddin , Direktur Operasi Angkasa Pura Logistik, dan Kepala Balai Besar KIPM Makassar. Selain itu, juga dihadiri oleh General Manager Strategic Business Unit (SBU) Warehouse Angkasa Pura Logistik dan General Manager Strategic Business Unit Air Frighter.
Beberapa instansi terkait yang menghadiri kegiatan ini adalah perwakilan dari Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Selatan, Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Makassar.
Selanjutnya, Balai Besar Karantina Pertanian Makassar, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Region X Sulawesi dan Maluku, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Cabang Makassar, PT Lion Air Cabang Makassar, 15 Unit Pelaksana Teknis lingkup BKIPM dan pelaku usaha di Sulawesi Selatan sebanyak 75 unit.
Baca Juga: Naik 8,09%, Ekspor Perikanan Tembus Rp20,57 Triliun
Hadir sebagai narasumber dalam FGD tersebut, diantaranya Kepala Pusat Karantina Ikan BKIPM, Vice President Cargo and Logistic Development PT Angkasa Pura I (Persero), General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Sultan Hasanuddin , Direktur Operasi Angkasa Pura Logistik, dan Kepala Balai Besar KIPM Makassar. Selain itu, juga dihadiri oleh General Manager Strategic Business Unit (SBU) Warehouse Angkasa Pura Logistik dan General Manager Strategic Business Unit Air Frighter.
Beberapa instansi terkait yang menghadiri kegiatan ini adalah perwakilan dari Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Selatan, Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Makassar.
Selanjutnya, Balai Besar Karantina Pertanian Makassar, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Region X Sulawesi dan Maluku, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Cabang Makassar, PT Lion Air Cabang Makassar, 15 Unit Pelaksana Teknis lingkup BKIPM dan pelaku usaha di Sulawesi Selatan sebanyak 75 unit.
Baca Juga: Naik 8,09%, Ekspor Perikanan Tembus Rp20,57 Triliun
(agn)
Lihat Juga :