Kementerian PUPR Salurkan Bantuan untuk Warga Korban Gempa Jatim
Selasa, 13 April 2021 - 18:15 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya hasil monitoring dan evaluasi di lapangan terdapat kebutuhan sarana dan prasarana (sarpras) yang harus segera disalurkan berupa 5 unit HU kapasitas 1.000 liter dan 5 unit HU kapasitas 2.000 liter serta tenda darurat ukuran 4X6 sebanyak 2 unit.
"Rencana distribusi sarpras sementara disalurkan di Kabupaten Malang, tepatnya di Kecamatan Ampelgading sebanyak dua unit HU dan Kecamatan Dampit dua unit HU," kata Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jatim M. Reva Sastrodiningrat.
Langkah-langkah tanggap darurat juga dilakukan Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jawa Timur-Bali dan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) IV dengan menyisir wilayah kabupaten/kota sebagai upaya inventarisasi dampak yang ditimbulkan akibat gempa bumi.
Hasil pemeriksaan kondisi infrastruktur jalan dan jembatan tidak terdapat kerusakan pada ruas jalan nasional seperti ruas Turen-Kepanjen-Blitar-Tulungagung. Kemudian juga ruas Sendang Biru-Balekambang (JLS – Non Status)-Kedungsalam-Batas Blitar/Malang-Simpang 5 Purwodadi dilaporkan tidak terdapat kerusakan dan arus lalu lintas lancar. ( Baca juga:Beijing Kutuk Rencana Jepang Buang Air Nuklir Fukushima ke Laut )
Gempa bumi di lepas pantai selatan Kabupaten Malang menyebabkan hampir seluruh wilayah kabupaten/kota di Jawa Timur terdampak. Wilayah terdampak paling parah, yakni di Kabupaten Malang, Pasuruan, Trenggalek, Blitar, Probolinggo, Jember, Kota Batu dan Kota Malang. Selain mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, gempa bumi juga merusak sejumlah fasilitas kesehatan, rumah peribadatan, kantor pemerintahan, rumah susun, dan perumahan warga.
"Rencana distribusi sarpras sementara disalurkan di Kabupaten Malang, tepatnya di Kecamatan Ampelgading sebanyak dua unit HU dan Kecamatan Dampit dua unit HU," kata Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jatim M. Reva Sastrodiningrat.
Langkah-langkah tanggap darurat juga dilakukan Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jawa Timur-Bali dan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) IV dengan menyisir wilayah kabupaten/kota sebagai upaya inventarisasi dampak yang ditimbulkan akibat gempa bumi.
Hasil pemeriksaan kondisi infrastruktur jalan dan jembatan tidak terdapat kerusakan pada ruas jalan nasional seperti ruas Turen-Kepanjen-Blitar-Tulungagung. Kemudian juga ruas Sendang Biru-Balekambang (JLS – Non Status)-Kedungsalam-Batas Blitar/Malang-Simpang 5 Purwodadi dilaporkan tidak terdapat kerusakan dan arus lalu lintas lancar. ( Baca juga:Beijing Kutuk Rencana Jepang Buang Air Nuklir Fukushima ke Laut )
Gempa bumi di lepas pantai selatan Kabupaten Malang menyebabkan hampir seluruh wilayah kabupaten/kota di Jawa Timur terdampak. Wilayah terdampak paling parah, yakni di Kabupaten Malang, Pasuruan, Trenggalek, Blitar, Probolinggo, Jember, Kota Batu dan Kota Malang. Selain mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, gempa bumi juga merusak sejumlah fasilitas kesehatan, rumah peribadatan, kantor pemerintahan, rumah susun, dan perumahan warga.
(uka)
Lihat Juga :