Ekspansi Bisnis di Asia Tenggara, Pelni Butuh Kapal Baru

Rabu, 14 April 2021 - 23:18 WIB
loading...
A A A
Untuk skala operasionalnya, feeder hanya dioperasikan di kawasan Asia Tenggara. Dimana, negara yang dituju seperti Malaysia dan Singapura. Sementara wilayah Asia Timur, Yahya mengaku, pihaknya belum memiliki rencana dalam waktu dekat untuk mengekspansi bisnisnya di kawasan tersebut.

"Sudah banyak yang kita jajaki, tapi keluar belum sampai ke Asia timur, ke sana, karena itu harus punya kapal yang besar. Tapi kita modelnya feeder, nanti di feeder itu sampai ke Asia Tenggara. Karena kapal tendernya paling nggak 1.000 sampai 2.000 teus, kalau ke sana kapal besar. Kita masih belum lah," bebernya.

Baca juga: Jelang Reshuffle Kabinet, Sejumlah Sosok Muda Dinilai Bisa Jadi Pilihan

Saat ini, Pelni tetap mengoperasikan sembilan kapal logistik untuk angkutan barang di sejumlah daerah di Tanah Air. Sembilan kapal itu terdiri dari tiga kapal milik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan enam kapal milik perseroan.

Ada pengalihan kapal pengangkut penumpang menjadi pengangkut logistik. Hal itu sebagai bagian dari respon manajemen terhadap kebijakan larangan mudik menjelang dan pasca Idul Fitri 2021. Selain itu, pengalihan juga guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa larangan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Pergantian Direksi Disorot,...
Pergantian Direksi Disorot, Mampukah Kejayaan Pelni Kembali?
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
Perluas Jangkauan Layanan...
Perluas Jangkauan Layanan TIC, Sucofindo Resmikan Kantor Pemasaran di Aceh
KTM Solutions Tekankan...
KTM Solutions Tekankan Peran Penting SDM dalam Mendorong Ekspansi Bisnis
Buka Cabang Semarang,...
Buka Cabang Semarang, Linktown Bidik Penjualan Rp500 Miliar per Tahun di Jateng
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Rekomendasi
Argentina vs Swiss:...
Argentina vs Swiss: La Albiceleste Dibayangi Tembok Kokoh La Nati
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved