Imbau Tidak Mudik, Sandiaga Uno Ajak Masyarakat Berwisata di Destinasi Wisata Lokal Selama Libur Lebaran
Rabu, 21 April 2021 - 15:07 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Uno. FOTO/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Larangan mudik lebaran yang disampaikan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo diminta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno agar dipatuhi masyarakat. Dirinya pun mengajak masyarakat untuk meluangkan waktu libur di sejumlah destinasi wisata lokal selama libur lebaran.
Hal tersebut disampaikan Sandiaga Uno merujuk data kasus covid-19 pasca libur lebaran serta libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020. Berdasarkan data terhimpun, diketahui jumlah kasus covid-19 di seluruh wilayah Nusantara melonjak signifikan selama masa liburan. Jumlah peningkatan kasus covid-19 pasca libur lebaran melonjak hingga 94 persen, sedangkan peningkatan kasus covid-19 pasca libur Nataru mencapai sebesar 70 persen.
"Jadi keputusan pemerintah untuk meniadakan mudik dan secara tegas melarang mudik itu betul-betul dilandasi dari data-data, bahwa kalau ada pergerakan secara masif seperti lebaran dan Nataru mengakibatkan lonjakan yang sangat signifikan dari penularan virus covid-19," ungkap Sandiaga Uno pada Rabu (21/4/2021). "Oleh karena itu larangan mudik ini harus kita patuhi dna saya mohon sekali masyarakat kita bisa mengerti keputusan yang diambil pemerintah," tambahnya.
Baca Juga: Di Depan 7.000 Pegiat Ekraf, Sandiaga: Harus Jadi Pemenang Seperti 'Ikatan Cinta' Cetak Rekor Dunia!
Walau dilarang keras mudik, Sandiaga Uno menyampaikan masyarakat dapat tetap berwisata ke sejumlah destinasi lokal selama libur lebaran. Hanya saja, seluruh masyarakat yang berwisata katanya harus mematuhi kebijakan PPKM skala mikro yang diterapkan pemerintah daerah. Termasuk, penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplindi destinasi wisata.
Hal tersebut disampaikan Sandiaga Uno merujuk data kasus covid-19 pasca libur lebaran serta libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020. Berdasarkan data terhimpun, diketahui jumlah kasus covid-19 di seluruh wilayah Nusantara melonjak signifikan selama masa liburan. Jumlah peningkatan kasus covid-19 pasca libur lebaran melonjak hingga 94 persen, sedangkan peningkatan kasus covid-19 pasca libur Nataru mencapai sebesar 70 persen.
"Jadi keputusan pemerintah untuk meniadakan mudik dan secara tegas melarang mudik itu betul-betul dilandasi dari data-data, bahwa kalau ada pergerakan secara masif seperti lebaran dan Nataru mengakibatkan lonjakan yang sangat signifikan dari penularan virus covid-19," ungkap Sandiaga Uno pada Rabu (21/4/2021). "Oleh karena itu larangan mudik ini harus kita patuhi dna saya mohon sekali masyarakat kita bisa mengerti keputusan yang diambil pemerintah," tambahnya.
Baca Juga: Di Depan 7.000 Pegiat Ekraf, Sandiaga: Harus Jadi Pemenang Seperti 'Ikatan Cinta' Cetak Rekor Dunia!
Walau dilarang keras mudik, Sandiaga Uno menyampaikan masyarakat dapat tetap berwisata ke sejumlah destinasi lokal selama libur lebaran. Hanya saja, seluruh masyarakat yang berwisata katanya harus mematuhi kebijakan PPKM skala mikro yang diterapkan pemerintah daerah. Termasuk, penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplindi destinasi wisata.
Lihat Juga :