AIA Dukung OJK Terkait Unit Link

Rabu, 21 April 2021 - 22:39 WIB
loading...
AIA Dukung OJK Terkait...
AIA berkomitmen melindungi nasabah dan menindak tegas tenaga pemasar asuransi yang melanggar kode etik perusahaan serta industri asuransi, dalam menawarkan produk asuransi Unit Link kepada nasabah/calon nasabah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - AIA berkomitmen melindungi nasabah dan menindak tegas tenaga pemasar asuransi yang melanggar kode etik perusahaan serta industri asuransi, dalam menawarkan produk asuransi Unit Link kepada nasabah/calon nasabah.

AIA mendukung penuh dan siap bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) , terkait perlindungan nasabah dan penindakan tegas tersebut. Chief Marketing Officer AIA, Lim Chet Ming menjelaskan, dalam keterangan tertulisnya bahwa perlindungan nasabah dan profesionalisme tenaga pemasar merupakan prioritas utama AIA.

Baca Juga: Melalui DigiBuy, AIA Pasarkan Produk Unit Link

Tenaga pemasar AIA memiliki sertifikasi AAJI dan telah mengikuti proses pelatihan internal dan pelatihan berkelanjutan. Bahkan AIA telah mengalokasikan anggaran Rp1 triliun pada tahun ini untuk program AIA Premier Academy untuk peningkatan literasi dan kapabilitas para tenaga pemasar asuransi AIA.

AIA memastikan, bahwa pihaknya tidak menoleransi tenaga pemasar asuransi yang melanggar kode etik market conduct (zero tolerance). Dengan menjalankan prinsip zero tolerance menjadikan AIA sebagai perusahaan asuransi yang memiliki rekam jejak kepatuhan yang tinggi terhadap Market Conduct Guideline.

Hal ini diimplementasikan dengan menindaklanjuti seluruh keluhan nasabah maupun laporan terkait tenaga pemasar yang masuk ke AIA melalui berbagai saluran pelaporan. “Hal ini kami lakukan untuk melindungi dan menjaga kepercayaan nasabah, tenaga pemasar serta mitra bisnis," kata Lim Chet Ming.

AIA juga tercatat sebagai salah satu perusahaan asuransi yang memiliki anggota MDRT (Million Dollar Round Table) terbanyak di dunia. Lebih jauh dijelaskan, bahwa AIA senantiasa melakukan program edukasi untuk nasabah dan publik sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan literasi keuangan, terutama terkait produk-produk asuransi di Indonesia.

Salah satunya adalah AIAPedia, program edukasi berkelanjutan mengenai asuransi dan literasi keuangan bagi masyarakat.

Lim Chet Ming menjelaskan, produk AIA dirancang dengan fitur dan manfaat yang sudah mengikuti aturan OJK. Produk Unit Link AIA misalnya, telah dirancang dengan mengutamakan manfaat proteksi seperti adanya fitur asuransi tambahan (rider) dan skema uang pertanggungan minimal lima kali dari premi dasar.

Dalam pemasaran, AIA juga memasukkan proses financial need analysis (FNA), risk profile questionnaire (RPQ), ilustrasi, welcome call dan pemberian free look period yang membantu nasabah memahami produk yang sesuai kebutuhannya.

Baca Juga: Upaya OJK Tindak Tegas Agen Asuransi Nakal Perlu Didukung

Pada 2020 lalu, AIA memiliki jumlah uang pertanggungan senilai Rp686 triliun dan telah membayarkan total klaim dan manfaat sebesar Rp1,73 triliun (konvensional) dan Rp 1,57 triliun khusus untuk pembayaran klaim produk Unit Link Syariah.

Lim Chet Ming menambahkan, AIA dengan serius telah menanggapi semua keluhan nasabah yang masuk. AIA menyediakan beragam saluran komunikasi sehingga memudahkan nasabah dan menghindari kesimpangsiuran informasi.

“Seluruh keluhan nasabah yang diterima secara resmi oleh AIA telah ditanggapi sesuai ketentuan yang berlaku”, tuturnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Run for Independence...
Run for Independence Day 81 Akan Digelar, MNC Life Berikan Perlindungan Jiwa bagi Seluruh Peserta
MNC Life Dukung Berikan...
MNC Life Dukung Berikan Perlindungan Asuransi bagi Ribuan Penonton Koplove Fest Vol. 4
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Rekomendasi
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
Perludem Usulkan MMP,...
Perludem Usulkan MMP, Partai Perindo Sebut Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu
Berita Terkini
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved