Sebagian Saham Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Dijual Senilai Rp824 Miliar
Kamis, 22 April 2021 - 19:56 WIB
loading...
PT Waskita Karya (Persero) Tbk atau (WSKT) melalui anak usahanya telah menandatangani kesepakatan jual beli 30% saham PT Jasa Marga Kualanamu Tol (JMKT) dengan nilai transaksi sebesar Rp 824 miliar. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk atau (WSKT) melalui anak usahanya yaitu PT Waskita Toll Road (WTR) dan Kings Ring Ltd, telah menandatangani kesepakatan jual beli 30% saham PT Jasa Marga Kualanamu Tol (JMKT) dengan nilai transaksi sebesar Rp 824 miliar. JMKT merupakan badan usaha jalan tol pemegang konsesi ruas Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi.
Baca Juga: Erick Thohir Rombak Lagi Direksi dan Komisaris Waskita Karya, Ini Susunan Barunya
Penandatanganan dilakukan perseroan pada Kamis hari ini. Sementara Kings Ring Ltd, merupakan bagian dari grup usaha Road King Expressway (RKE). RKE merupakan salah satu investor jalan tol dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di kawasan Asia Timur.
President Director Waskita, Destiawan Soewardjono menyebut, program divestasi ruas tol sejalan dengan strategi Waskita untuk meningkatkan kinerja dengan asset recycle. Sebagai pengembang jalan tol di Indonesia, perseroan menciptakan value lewat proses investasi, konstruksi dan divestasi. Saat ini proses negosiasi pun tengah dijalankan manajemen emiten.
“Beberapa ruas lain masih dalam proses negosiasi dan dalam tahap studi oleh Investor,” ujar Destiawan, Kamis (22/4/2021).
Baca Juga: Erick Thohir Rombak Lagi Direksi dan Komisaris Waskita Karya, Ini Susunan Barunya
Penandatanganan dilakukan perseroan pada Kamis hari ini. Sementara Kings Ring Ltd, merupakan bagian dari grup usaha Road King Expressway (RKE). RKE merupakan salah satu investor jalan tol dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di kawasan Asia Timur.
President Director Waskita, Destiawan Soewardjono menyebut, program divestasi ruas tol sejalan dengan strategi Waskita untuk meningkatkan kinerja dengan asset recycle. Sebagai pengembang jalan tol di Indonesia, perseroan menciptakan value lewat proses investasi, konstruksi dan divestasi. Saat ini proses negosiasi pun tengah dijalankan manajemen emiten.
“Beberapa ruas lain masih dalam proses negosiasi dan dalam tahap studi oleh Investor,” ujar Destiawan, Kamis (22/4/2021).
Lihat Juga :