11 Ton Ikan Beku Asal Bintan Meluncur ke Singapura
Jum'at, 23 April 2021 - 21:19 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Produk kelautan dan perikanan Indonesia semakin merambah pasar ekspor . Terkini, sebanyak 11.000 kg komoditas perikanan dari Bintan, Kepulauan Riau, menjangkau Singapura.
Sekretaris Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Hari Maryadi mengungkapkan, komoditas yang diekspor ke Negeri Singa tersebut di antaranya white snapper/anggoli fillet, white snapper/anggoli half head, dan white snapper/anggoli tail. Total nilai produk tersebut mencapai SGD73.750 atau setara dengan Rp811.250.000.
Baca juga:Kuartal I Kinerja Matahari Meredup: Rugi Rp95 Miliar dan Bakal Tutup 13 Gerai
"Hal ini tentu perlu kita apresiasi, di tengah pandemi Covid-19, usaha perikanan khususnya di Kabupaten Bintan masih berjalan baik dan mutu hasil perikanan telah kita jamin,” ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/4/2021).
Dia menambahkan, dalam rangka mendorong program pemerintah untuk berorientasi dan meningkatkan ekspor, BKIPM bersama instansi terkait seperti Bea Cukai, pemerintah daerah, otoritas bandara dan pelabuhan, perdagangan, Lembaga National Single Window (LNSW) serta pelaku usaha terus menggalang soliditas untuk melakukan terobosan hambatan logistik serta membuka peluang pasar internasional.
Sekretaris Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Hari Maryadi mengungkapkan, komoditas yang diekspor ke Negeri Singa tersebut di antaranya white snapper/anggoli fillet, white snapper/anggoli half head, dan white snapper/anggoli tail. Total nilai produk tersebut mencapai SGD73.750 atau setara dengan Rp811.250.000.
Baca juga:Kuartal I Kinerja Matahari Meredup: Rugi Rp95 Miliar dan Bakal Tutup 13 Gerai
"Hal ini tentu perlu kita apresiasi, di tengah pandemi Covid-19, usaha perikanan khususnya di Kabupaten Bintan masih berjalan baik dan mutu hasil perikanan telah kita jamin,” ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/4/2021).
Dia menambahkan, dalam rangka mendorong program pemerintah untuk berorientasi dan meningkatkan ekspor, BKIPM bersama instansi terkait seperti Bea Cukai, pemerintah daerah, otoritas bandara dan pelabuhan, perdagangan, Lembaga National Single Window (LNSW) serta pelaku usaha terus menggalang soliditas untuk melakukan terobosan hambatan logistik serta membuka peluang pasar internasional.
Lihat Juga :