Masuki Fase New Normal, Bappenas Minta Masyarakat Tetap Waspada

Kamis, 21 Mei 2020 - 20:50 WIB
loading...
Masuki Fase New Normal,...
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) dan Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa mengingatkan seluruh masyarakat Indonesia agar tetap waspada ketika telah memasuki fase new normal. Karena fase new normal dalam masa pandemi virus corona (Covid-19) tidak menjamin kondisi kesehatan dalam taraf aman.

Suharso menyampaikan di era new normal nanti, masyarakat diminta untuk tetap menggunakan masker dan cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer serta menghindari kerumunan atau tempat ramai.

"Kemudian harus ada pengertian pembatasan fisik panduan pembatasan rumah, pembatasan tempat kerja, kalau bisa kita bikin video tutorial untuk setiap tempat kerja," ujar Suharso dalam video conference di Jakarta, Kamis (21/5/2020).

Tidak sekadar mengimbau masyarakat, Suharso menyebut bahwa pemerintah juga akan melakukan perbaikan, baik dari sektor ekonomi dan sektor kesehatan untuk tetap menjaga reproduksi efektif (Rt) virus corona di bawah 1. Baca: Berdamai dengan Covid-19, Bappenas Siapkan Rencana New Normal

"Agar semuanya tetap dibawah 1 maka semua harus disiplin dan protokolnya harus berjalan ketat. Meski menerapkan new normal tetap memperhatikan protokol kesehatan. Ini setidaknya sampai tersedianya vaksin atau obat corona," kata dia.

Plt. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini juga mendorong kepada penyedia fasilitas publik, khususnya di area-area terbuka agar menyediakan tempat cuci tangan dan sabun cair. Menurutnya, pola hidup sehat harus tetap dijaga sekalipun Indonesia telah masuk dalam kondisi new normal.

"Begitu juga masuk restoran, itu ada pembatasannya, baik secara fisik tempat umum dan lain-lain. Itu harus dilakukan kontrol. Masyarakat penting sekali harus mengingatkan. Kemudian kita mau tidak mau harus melakukan adaptasi dengan kehidupan new normal," pungkasnya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Dari Konsumen ke Produsen,...
Dari Konsumen ke Produsen, RI Didorong Kuasai Teknologi Kebencanaan
Kantongi Komitmen Investasi...
Kantongi Komitmen Investasi Rp472 T di World Expo 2025, Paviliun Indonesia Tembus Target
Data Kependudukan IKN...
Data Kependudukan IKN Dirilis BPS, Bappenas, dan OIKN! Begini Hasilnya
Hadapi Diskriminasi...
Hadapi Diskriminasi Global, Indonesia Perketat Standar Sawit Berkelanjutan
Pemerintah Bentuk Indonesia...
Pemerintah Bentuk Indonesia Salt Institute, Target Swasembada Garam di 2027
Menhan Ungkap Kemenkeu...
Menhan Ungkap Kemenkeu dan Bappenas Pangkas Anggaran Pertahanan Ratusan Triliun
BSKDN Kemendagri: Renstra...
BSKDN Kemendagri: Renstra Berbasis Bukti Kunci Sinkronisasi Kebijakan Nasional
Sinergi dengan Pemerintah,...
Sinergi dengan Pemerintah, PKSS Dorong Pengembangan SDM Berkualitas
Rekomendasi
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Berita Terkini
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Infografis
BPOM Minta Masyarakat...
BPOM Minta Masyarakat Waspada terhadap Ikan Makarel Kaleng Palsu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved