Ada Proyek MRT Bundaran HI-Monas, Menara Jam Sarinah Bakal Direlokasi

Selasa, 27 April 2021 - 13:45 WIB
loading...
Ada Proyek MRT Bundaran...
Foto/grahasurvei.com
A A A
JAKARTA - PT MRT Jakarta berencana merelokasi cagar budaya Tugu Jam Thamrin di persimpangan Jalan MH Thamrin dan Jalan Kebon Sirih. Relokasi itu dalam rangka pembangunan Fase 2A segmen 1 rute Bundaran HI-Monas.

"Memang sebagai akibat pembangunan, menara jam ini perlu direlokasi sementara selama masa pembangunan dari Stasiun Thamrin tersebut," ujar Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Silvia Halim dalam konferensi pers secara virtual, Jakarta, Selasa (27/4/2021).

Baca juga:PT PAL Mampu Buat Kapal Selam, Kementerian BUMN: Simbol Kita Kuasai Teknologi

Dia menjelaskan, MRT Jakarta memang sangat bersentuhan dengan objek cagar budaya yang berada di sepanjang koridor MRT Fase 2A. Di antarannya menara Jam Thamrin yang terletak di persimpangan jalan Thamrin dan Kebon Sirih.

Kemudian, lanjut dia, menara jam ini dikelola oleh Pemprov DKI. Kondisi fisiknya masih terawat dan berfungsi dengan baik. Di bagian bawahnya sudah digunakan sebagai pos polisi.

"Jadi hasil diskusi kami adalah tugu jam ini merupakan struktur cagar budaya. Maka itu harus diproteksi kondisinya selama pembangunan MRT. Dan proses pemindahan sudah kami lakukan kajian dengan kontraktor, ahli infrastruktur, dan ahli budaya yang berkompeten," ungkap dia.

Dia menambahkan, pihaknya saat ini tengah mengurus proses perizinan yang sudah diajukan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dan sudah disetujui. Ada tiga tahap relokasi Jam Thamrin ini. Pertama, pihak MRT telah melakukan pemeriksaan visual dari sisi materi, kanopi, dinding dan struktur. Serta pemeriksaan geometri dengan melakukan testing.

"Kita juga cek struktur fondasinya. Arkeolog 90 cm dan tidak ditemukan akologis lagi yang signifikan. Kemudian strukturnya dilakukan investigasi untuk didapatkan cara terbaik untuk memindahkan jam ini," tutur dia.

Baca juga:Kontak Tembak OPM dengan Pasukan TNI-Polri Pecah di Ilaga Kabupaten Puncak

Pihak MRT juga akan memotong bagian jam menjadi tiga bagian. Pertama, bagian puncak atau bagian rumah jam. Kedua adalah badan dari tubuh dan inkluding kanopinya pos polisi. Ketiga adalah kaki atau fondasi dasar.

"Dan pemotongan tugu jam ini sudah mempertimbangkan arkeologi dan kekuatan strukturnya yang sudah dilakukan kajian ahli arkeolog. Bahkan ahli struktur kita dan proses pemindahan jam ini akan diberikan penahan baja untuk kestabilan struktur selama disimpan," tandas dia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Amar Bank Dorong Layanan...
Amar Bank Dorong Layanan Embedded Banking di MRT Jakarta
UMP Jogja 2026 Naik...
UMP Jogja 2026 Naik 6,78% Jadi Rp2,41 Juta, Ini Daftar Lengkap Upah Minimum di Tiap Provinsi
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara Soal Kenaikan UMP DKI Jakarta 2026 Jadi Rp5,72 Juta
Pelatihan Gig Economy...
Pelatihan Gig Economy dan AI Challenge Diluncurkan, Kementerian Ekraf Harap Buka Lapangan Kerja untuk Gen Z
Investasi Melesat Rp204,2...
Investasi Melesat Rp204,2 Triliun, Jakarta Buktikan Daya Tarik Ekonomi Nasional
Haji Ghoni Kembali Dipercaya...
Haji Ghoni Kembali Dipercaya Pimpin Forkabi
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Rano Karno Apresiasi...
Rano Karno Apresiasi Perbaikan Saluran Air di Lenteng Agung Kelar 5 Hari, Jalan Arah Depok Bisa Dilalui
Rekomendasi
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
Jadwal Final PRO Futsal...
Jadwal Final PRO Futsal League 2025/26, Cosmo JNE vs Bintang Timur Surabaya Live Streaming di VISION+
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Berita Terkini
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved