Buntut Kasus Rapid Antigen Bekas, DPR Minta Manajemen Kimia Farma Diagnostika Dirombak
Kamis, 29 April 2021 - 16:50 WIB
loading...
A
A
A
Selain Kimia Farma Diagnostika, PT Angkasa Pura juga dinilai bertanggung jawab atas kasus tersebut. Sebab, pengadaan Rapid Antigen merupakan bentuk kerja sama antara perseroan dengan PT Angkasa Pura. Dia menyarankan agar kerja sama tersebut dievaluasi karena tidak menutup kemungkinan kasus serupa terjadi di bandara lain.
Baca Juga: Penggunaan Rapid Antigen Bekas di Kualanamu, Epidemiolog: Ini Hal yang Sangat Serius
"Evaluasi dan perombakan manajemen menjadi penting karena kasus tersebut telah merusak brand image BUMN dalam industri jasa pelayanan publik di bidang kesehatan," cetusnya.
PT Kimia Farma dan PT angkasa pura telah menjadi elemen penting dalam upaya mengurangi dampak pandemi covid-19. Selama ini mobilitas masyarakat dan penyebaran virusnya dapat terkendali dengan adanya proses skrining di beberapa gerbang pintu masuk.
Karenanya, tegas Bafaqih, upaya mengembalikan nama baik kedua BUMN itu harus cepat dilakukan mengingat perjalanan menghadapi pandemi ini masih panjang.
Baca Juga: Penggunaan Rapid Antigen Bekas di Kualanamu, Epidemiolog: Ini Hal yang Sangat Serius
"Evaluasi dan perombakan manajemen menjadi penting karena kasus tersebut telah merusak brand image BUMN dalam industri jasa pelayanan publik di bidang kesehatan," cetusnya.
PT Kimia Farma dan PT angkasa pura telah menjadi elemen penting dalam upaya mengurangi dampak pandemi covid-19. Selama ini mobilitas masyarakat dan penyebaran virusnya dapat terkendali dengan adanya proses skrining di beberapa gerbang pintu masuk.
Karenanya, tegas Bafaqih, upaya mengembalikan nama baik kedua BUMN itu harus cepat dilakukan mengingat perjalanan menghadapi pandemi ini masih panjang.
(fai)
Lihat Juga :