Didampingi Anies dan Basuki, Luhut: Penanganan Banjir Jakarta Memerlukan Integrasi
Rabu, 05 Mei 2021 - 16:14 WIB
loading...
A
A
A
"Ibaratnya dia nahan air dengan lubang yang lebih kecil atau dialirkan melalui bottleneck supaya bisa menahan air dan mengurangi banjir," sebut Menteri PUPR Basuki.
Mengacu pada data rekapitulasi debit banjir periode ulang 50 tahunan, setelah pembangunan selesai kedua bendungan akan mampu mereduksi banjir sebesar 11,9%. Secara total, kapasitas tampung air adalah 7,73 juta m3 dan luas genangan 44,63 hektare sehingga diharapkan dapat mengurangi banjir hingga 127,22 m3/detik.
"Kalau dibuat summary, sungai kita di Jakarta hanya memiliki daya tampung sebanyak 2.300 m3, tapi kalau cuaca sedang ekstrim debit air bisa mencapai 3.300 m3. Selisihnya mencapai 1.000 m3. Oleh karena itu, diperlukan penyelesaian masalah banjir dari tengah dan hilir," jelas Gubernur Anies.
Baca juga:Sambut Hangat Mantan Suami Mulan Jameela di Acara Bukber, Ahmad Dhani Banjir Pujian
Mengingat proyek ini memerlukan dukungan pemerintah untuk mengurangi run off debit air, seluruh pimpinan yang hadir sepakat untuk dilakukan pembuatan sumur resapan, seperti di daerah milik jalan (damija) sepanjang jalan tol supaya air tidak dialirkan secara langsung ke sungai, tetapi dibuat sumur resapan setiap 50 sampai 100 meter.
Mengacu pada data rekapitulasi debit banjir periode ulang 50 tahunan, setelah pembangunan selesai kedua bendungan akan mampu mereduksi banjir sebesar 11,9%. Secara total, kapasitas tampung air adalah 7,73 juta m3 dan luas genangan 44,63 hektare sehingga diharapkan dapat mengurangi banjir hingga 127,22 m3/detik.
"Kalau dibuat summary, sungai kita di Jakarta hanya memiliki daya tampung sebanyak 2.300 m3, tapi kalau cuaca sedang ekstrim debit air bisa mencapai 3.300 m3. Selisihnya mencapai 1.000 m3. Oleh karena itu, diperlukan penyelesaian masalah banjir dari tengah dan hilir," jelas Gubernur Anies.
Baca juga:Sambut Hangat Mantan Suami Mulan Jameela di Acara Bukber, Ahmad Dhani Banjir Pujian
Mengingat proyek ini memerlukan dukungan pemerintah untuk mengurangi run off debit air, seluruh pimpinan yang hadir sepakat untuk dilakukan pembuatan sumur resapan, seperti di daerah milik jalan (damija) sepanjang jalan tol supaya air tidak dialirkan secara langsung ke sungai, tetapi dibuat sumur resapan setiap 50 sampai 100 meter.
(uka)
Lihat Juga :