Pergerakan Massa dan Kendaraan di Pelabuhan Bakauheni Tak Beriak

Rabu, 05 Mei 2021 - 20:39 WIB
loading...
Pergerakan Massa dan...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat arus penumpang menyeberang dari dan ke Pelabuhan Bakauheni , Lampung, tercatat sepi. Kondisi itu menyusul adanya pemberlakuan larangan mudik yang berlaku sejak 6-17 Mei 2021.

Laporan ASDP sesuai dengan data dari Pemerintah Provinsi Lampung. Dari data tersebut, per 28 April hingga 3 Mei 2021, arus penumpang mencapai 37% dan kendaraan 33% yang tiba di Pelabuhan Bakauheni.

Baca juga:Sektor Industri Tumbuh Masih Minus, Janji Agus: Ini yang Terakhir

Sementara itu, dari 61.000 orang yang melintas Bakauheni, 20% atau setara 12.000 orang tujuan Lampung. "Karena itu, Pelabuhan Bakauheni harus selalu mengantisipasi, tingkatkan pelayanan dan protokol kesehatannya, serta selalu menjaga kebersihan," ujar Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Rabu (5/5/2021).

Pemda setempat mencatat, pergerakan massa dan kendaraan tersebut menurun signifikan jika dibandingkan dengan sebelum kebijakan larangan mudik Idul Fitri 2021 diberlakukan. Dengan begitu, Arinal menyebut pemerintah pusat cukup berhasil menekan angka pergerakan massa dan kendaraan.

"Ini artinya pemerintah cukup berhasil dengan imbauan tidak mudik. Akan tetapi, kita harus tetap antisipasi karena potensi masyarakat yang melintas di pelabuhan sangat tinggi," katanya.

Pemda setempat pun memperkirakan pada Rabu hari ini merupakan puncak arus kendaraan R4 pribadi. Perkiraan itu didasari pada sistem online. Waktu kedatangan kendaraan sudah bisa diprediksikan, kemudian dikelola dan dipetakan kesiapan petugas sesuai dengan waktu kedatangan.

Senada, Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi menyebut, layanan pelabuhan dan kapal penyeberangan ASDP beroperasi sesuai dengan aturan pengendalian transportasi yang telah diatur khususnya periode larangan mudik.

Baca juga:Donald Trump Luncurkan Media Sosial Buatannya Sendiri

Pelabuhan penyeberangan beroperasi normal agar pelayanan publik tetap berjalan. Namun, selama masa larangan mudik telah diatur kesiapan operasional ASDP. Melalui koordinasi dengan instansi dan pihak terkait pada wilayah kerja masing-masing, perseroan tetap melayani angkutan logistik untuk menjaga pasokan di daerah tetap stabil dan penumpang dengan kriteria khusus.

"Kami siap menerima arahan, dan tentunya akan melakukan pengaturan sebaik-baiknya agar tidak ada antrean atau penumpukan penumpang, baik di pelabuhan dan kapal penyeberangan, serta selalu menjaga implementasi physical distancing," tutur Ira.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trafik Ramai di Long...
Trafik Ramai di Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, Ferry Kini Jadi Moda Utama Pilihan Masyarakat
Kebijakan WFA Berhasil...
Kebijakan WFA Berhasil Urai Kepadatan Mudik hingga 17,94 Persen
Arus Balik 2026, Jasaraharja...
Arus Balik 2026, Jasaraharja Putera Perkuat Pantauan Lintas Gilimanuk-Ketapang
ASDP Menjaga Layanan...
ASDP Menjaga Layanan Penyeberangan Nasional Terkelola Optimal dalam Arus Mudik dan Balik Lebaran
Menhub Klaim Arus Mudik–Balik...
Menhub Klaim Arus Mudik–Balik Lebaran 2026 Lebih Lancar, Kecepatan Rerata Kendaraan 81 Km/Jam
Mobilitas Masyarakat...
Mobilitas Masyarakat Selama Lebaran 2026 Tembus 147,5 Juta Orang, Naik 2,53%
Peringati Hari Laut...
Peringati Hari Laut Sedunia 2026, ASDP Bersihkan Lebih dari 13 Ton Sampah Laut dan Pesisir
Mantan Gubernur Lampung...
Mantan Gubernur Lampung Jadi Tersangka Korupsi Senilai Rp271 Miliar
Sukses Amankan Mudik...
Sukses Amankan Mudik Lebaran 2026, Kepercayaan Publik ke Polri Melesat ke Peringkat 4 Besar
Rekomendasi
Hari Ini, Timnas Indonesia...
Hari Ini, Timnas Indonesia vs Australia Berebut Tiket Final di Piala AFF U-19 2026
10 Pesepak Bola Terkaya...
10 Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026
SPMB Kota Bandung 2026...
SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Dibuka, Simak Kuota, Syarat, dan Jadwal
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
Jaga Distribusi Energi,...
Jaga Distribusi Energi, Elnusa Petrofin Beri Apresiasi Awak Mobil Tangki
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved