Usai Diresmikan Erick Thohir, Ini Aksi Korporasi Subholding Perkapalan Milik Pertamina
Kamis, 06 Mei 2021 - 04:45 WIB
loading...
Subholding Perkapalan atau PT Pertamina Shipping International (PIS) sudah diresmikan, berikut aksi korporasi yang akan dilakukan perseroan beberapa tahun ke depannya. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Subholding Perkapalan atau PT Pertamina Shipping International (PIS) sudah diresmikan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) . Tercatat, ada aksi korporasi yang akan dilakukan perseroan beberapa tahun ke depannya.
Baca Juga: Jadi Bos Baru PT PAL, Ini Rekam Jejak Kaharuddin di Industri Perkapalan
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati menuturkan, aksi korporasi yang akan dilakukan PIS. Untuk 2021, subholding akan membeli Kapal Aquarius atau kapal LNG. Pembelian tersebut menambah daftar 750 kapal yang dimiliki pertamina saat ini.
Rencananya, LNG akan digunakan untuk mendukung supply gas ke Kilang Cilacap pemilik Pertamina dan memasok gas sebagai konversi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) milik PT PLN (Persero).
Pada 2022, PIS akan melakukan investasi untuk mendukung pembangunan kapal Floating Storage and Regasification Unit (FSRU). Kapal FSRU sendiri memiliki kapasitas kargo penyimpanan gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) sebesar 170.150 m3 dengan kapasitas unit regasifikasi 300 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD).
Kapal FSRU ini nantinya akan terintegrasi dengan pembangkit listrik bertenaga gas dengan turbin ganda atau Combined Cycle Gas Turbin (CCGT) berkapasitas 1.760 MW.
"Kami juga akan meningkatkan value PIS dengan masuknya PIS ke pasar gas. Dengan 17.000pulau dan program net zero emission di 2030, gasifikasi menjadi sangat penting," ujar Nicke, Rabu (5/5/2021).
Baca Juga: Jadi Bos Baru PT PAL, Ini Rekam Jejak Kaharuddin di Industri Perkapalan
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati menuturkan, aksi korporasi yang akan dilakukan PIS. Untuk 2021, subholding akan membeli Kapal Aquarius atau kapal LNG. Pembelian tersebut menambah daftar 750 kapal yang dimiliki pertamina saat ini.
Rencananya, LNG akan digunakan untuk mendukung supply gas ke Kilang Cilacap pemilik Pertamina dan memasok gas sebagai konversi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) milik PT PLN (Persero).
Pada 2022, PIS akan melakukan investasi untuk mendukung pembangunan kapal Floating Storage and Regasification Unit (FSRU). Kapal FSRU sendiri memiliki kapasitas kargo penyimpanan gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) sebesar 170.150 m3 dengan kapasitas unit regasifikasi 300 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD).
Kapal FSRU ini nantinya akan terintegrasi dengan pembangkit listrik bertenaga gas dengan turbin ganda atau Combined Cycle Gas Turbin (CCGT) berkapasitas 1.760 MW.
"Kami juga akan meningkatkan value PIS dengan masuknya PIS ke pasar gas. Dengan 17.000pulau dan program net zero emission di 2030, gasifikasi menjadi sangat penting," ujar Nicke, Rabu (5/5/2021).
Lihat Juga :