Alat Konstruksi Buatan Wika Jadi Andalan Proyek Infrastruktur di Philipina
Sabtu, 08 Mei 2021 - 04:58 WIB
loading...
A
A
A
Agung mengklaim Unibridge lebih unggul daripada alat konvensional lainnya. Dia mencontohkan, jika menggunakan alat konvensional dalam pembangunan jembatan, maka kontraktor membutuhkan waktu hingga 10 hari untuk menyambungkan dua balok yang terpisah.
Baca Juga: Erick Thohir Tunjuk Wijaya Karya dan Wika Realty Jadi Induk Holding Hotel BUMN
Sementara Unibridge hanya membutuhkan waktu maksimal 7 hari saja. Dengan begitu, keunggulan Unibridge adalah efisiensi waktu atau kecepatan dan biaya. Biaya lebih murah dari alat konvensional.
Agung menyebut, harga Unibridge biasanya disesuaikan dengan permintaan. Misalnya, panjang Unibridge di kisaran 40-60 meter akan berbeda dengan ukuran lainnya.
"Jembatan (Unibridge) ini betul-betul unik. Pertama, lebih murah dari konvensional. Dua, waktunya bisa lebih cepat dari segi pengerjaan. Unibrigde ini adalah pengganti balok penyambungan," katanya.
Baca Juga: Erick Thohir Tunjuk Wijaya Karya dan Wika Realty Jadi Induk Holding Hotel BUMN
Sementara Unibridge hanya membutuhkan waktu maksimal 7 hari saja. Dengan begitu, keunggulan Unibridge adalah efisiensi waktu atau kecepatan dan biaya. Biaya lebih murah dari alat konvensional.
Agung menyebut, harga Unibridge biasanya disesuaikan dengan permintaan. Misalnya, panjang Unibridge di kisaran 40-60 meter akan berbeda dengan ukuran lainnya.
"Jembatan (Unibridge) ini betul-betul unik. Pertama, lebih murah dari konvensional. Dua, waktunya bisa lebih cepat dari segi pengerjaan. Unibrigde ini adalah pengganti balok penyambungan," katanya.
(akr)
Lihat Juga :