PLN Targetkan Pembangunan Tower Permanen di NTT Rampung dalam 3 Bulan
Senin, 10 Mei 2021 - 19:35 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT PLN (Persero) memperkirakan pembangunan tower listrik permanen di Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) akan membutuhkan waktu tiga bulan. Tower tersebut akan menggantikan dua tower yang roboh akibat diterjang badai siklon tropis seroja pada awal April lalu.
Sebelumnya, PLN telah membangun dan mengoperasikan tower emergency guna memulihkan listrik di 4 kabupaten di Pulau Timor. Direktur Bisnis PLN Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, Syamsul Huda mengatakan, saat ini pembangunan tower permanen dalam tahap perencanaan dan survei lokasi.
Baca juga: Pasca Badai Siklon Tropis Seroja, Sistem Kelistrikan NTT Pulih 100%
"Tim sudah survei mengenai kondisi tanah. Jangan sampai membangun tower di tanah yang labil. Jadi kami harus perhitungkan kondisi tanah dengan konstruksi yang dibutuhkan agar kokoh dan tidak gampang roboh diterjang angin," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Senin (10/5/2021).
Menurut dia, saat ini ada dua tower yang tidak bisa digunakan sehingga diganti dengan satu tower emergency. Nantinya, minimal akan dibangun dua tower permanen untuk menggantikan tower yang roboh tersebut.
Sebelumnya, PLN telah membangun dan mengoperasikan tower emergency guna memulihkan listrik di 4 kabupaten di Pulau Timor. Direktur Bisnis PLN Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, Syamsul Huda mengatakan, saat ini pembangunan tower permanen dalam tahap perencanaan dan survei lokasi.
Baca juga: Pasca Badai Siklon Tropis Seroja, Sistem Kelistrikan NTT Pulih 100%
"Tim sudah survei mengenai kondisi tanah. Jangan sampai membangun tower di tanah yang labil. Jadi kami harus perhitungkan kondisi tanah dengan konstruksi yang dibutuhkan agar kokoh dan tidak gampang roboh diterjang angin," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Senin (10/5/2021).
Menurut dia, saat ini ada dua tower yang tidak bisa digunakan sehingga diganti dengan satu tower emergency. Nantinya, minimal akan dibangun dua tower permanen untuk menggantikan tower yang roboh tersebut.
Lihat Juga :