Pesawat Carter Angkut TKA China ke Indonesia, Menhub Bilang Dilarang Loh!

Selasa, 11 Mei 2021 - 12:55 WIB
loading...
Pesawat Carter Angkut...
Menhub Budi Karya Sumadi menerangkan, pemerintah memutuskan tidak ada lagi penerbangan carter dari luar negeri. Usai ketahuan 157 tenaga kerja asing China masuk ke Indonesia saat larangan mudik. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Masuknya pesawat carter yang datang dari luar negeri dengan membawa Tenaga Kerja Asing (TKA) China menjadi perhatian di tengah larangan mudik yang ditetapkan pemerintah. Terkait hal itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menerangkan, pemerintah memutuskan tidak ada lagi penerbangan carter dari luar negeri.

Baca Juga: Ratusan TKA China yang Datang ke Indonesia Tiba di Morowali Pakai Pesawat Charter

Sambung dia menambahkan, hal itu berlaku pada masa larangan mudik atau hingga 17 Mei 2021 mendatang. Khususnya yang mengangkut Tenaga Kerja Asing (TKA) dari luar negeri.

“Telah disetujui di dalam rapat terbatas bahwa tidak ada lagi penerbangan charter dari luar negeri yang beroperasi melayani tenaga kerja asing selama masa peniadaan mudik,” ujarnya dalam keteranganya, Selasa (11/5/2021).

Meskipun begitu, pihaknya telah menyiapkan skema kepulangan para pekerja migran Indonesia (PMI). Di mana, ada beberapa jadwal kepulangan PMI dari Malaysia ke Kepulauan Riau, Kalimantan Barat dan Kalimantan Utara.

Menurut Menhub, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan beberapa pihak. Sehingga untuk mengangkut PMK sampai tempat tujuan akhir ini bisa menggunakan dan disiapkan kendaraan transportasi seperti kapal dan bus.

“Kemenhub telah berkoordinasi dengan operator transportasi untuk menyiapkan kapal-kapal dan juga bus untuk mengangkut mereka sampai ke tempat tujuan akhir mereka,” jelasnya.

Baca Juga: Penerbangan Carter Dilarang, Kemenhub Harus Berani Tindak Tegas Maskapai yang Langgar

Sebagai informasi sebelumnya, Maskapai Lion Air membuka rute penerbangan Wuhan-Jakarta. Kementerian Perhubungan pun buka suara soal rute penerbangan ini di tengah masih berlangsungnya pandemi Covid-19.

Ternyata, penerbangan tersebut bukanlah penerbangan berjadwal atau reguler, melainkan penerbangan charter.

Penerbangan charter telah memenuhi persyaratan terbang dan mendapatkan Flight Approval (FA) pada tanggal 18-19 April 2021 dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara untuk melayani penerbangan charter dengan tujuan pengangkutan WNA asal China untuk kepentingan pekerjaan atau perusahaan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
Efek Domino Selat Hormuz:...
Efek Domino Selat Hormuz: Pasokan Avtur Eropa Tercekik, 20 Ribu Penerbangan Dibatalkan
Kebijakan WFA Berhasil...
Kebijakan WFA Berhasil Urai Kepadatan Mudik hingga 17,94 Persen
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Singapore Airlines Tambah...
Singapore Airlines Tambah Penerbangan ke Amsterdam, Tiket Mulai Dijual Mei Ini
Rekomendasi
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved