Tahun 2020 Kinerja LPCK Jebol: Catatkan Kerugian Rp3,65 Triliun

Selasa, 11 Mei 2021 - 14:28 WIB
loading...
Tahun 2020 Kinerja LPCK...
Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kinerja PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) tahun lalu benar-benar jebol. Sepanjang tahun 2020, LPCK mencatatkan rugi sebesar Rp3,65 triliun atau berbanding terbalik dengan tahun 2019 yang masih mendulang laba sebesar Rp310,91 miliar.

Kerugian ini terjadi karena membesarnya rugi investasi pada entitas asosiasi sejumlah Rp1,66 triliun dari sebelumnya hanya sebesar Rp 44,95 miliar. Kerugian juga disebabkan penurunan nilai wajar investasi yang meningkat menjadi Rp 1,21 triliun dari semula Rp 14,23 miliar pada tahun sebelumnya.

Baca juga:Gandeng AS Garap Gasifikasi Batubara, Erick Thohir Ingin Hilangkan Ketergantungan Impor

Keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), mengungkap pendapatan neto perseroan di tahun 2020 tercatat sebesar Rp1,80 trilliun atau naik 8,69% dari tahun sebelumnya sebesar Rp1,65 triliun. Laba per saham dasar Rp42,86.

Pendapatan perseroan terdiri atas penjualan rumah hunian dan apartemen, pendapatan pengelolaan kota, penjualan tanah industri, penjualan lahan komersial dan rumah toko, serta pendapatan sewa dan lainnya.

Penjualan rumah hunian dan apartemen tercatat menjadi kontribusi pendapatan tertinggi sebesar Rp1,26 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp825,13 miliar. Pendapatan pengelolaan kota tercatat Rp324,98 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp338,63 miliar.

Kemudian, penjualan tanah industri tercatat Rp129,82 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp366,89 miliar. Penjualan lahan komersial dan rumah toko tercatat Rp65,89 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp134,50 miliar, serta pendapatan sewa dan lainnya tercatat Rp58,24 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp29,63 miliar.

Baca juga:Kapolda Metro Jaya: 1,2 Juta Masyarakat Berhasil Keluar dari Jakarta

LPCK mencatatkan kenaikan beban lainnya sebesar Rp2,22 triliun dengan rugi penurunan nilai wajar investasi terbesar sebesar Rp1,21 triliun, disusul penghapusan persediaan Rp890,94 miliar.

Beban pokok pendapatan di tahun 2020 juga meningkat menjadi Rp1,13 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,01 triliun. Beban usaha juga naik menjadi Rp300,60 miliar dari sebelumnya Rp210,86 miliar.

Lippo Cikarang mencatatkan liabilitas sebesar Rp3,14 triliun dan ekuitas sebesar Rp6,57 triliun. Adapun total aset perseroan menurun menjadi Rp9,71 triliun dibanding tahun 2019 sebesar Rp12,21 triliun.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Perkuat Implementasi...
Perkuat Implementasi ESG, LPCK Dorong Keberlanjutan Sosial dan Kepedulian Lingkungan
Nasdem Dukung Bareskrim...
Nasdem Dukung Bareskrim Berantas Manipulasi Pasar Modal
Rekomendasi
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Sarwendah Akhirnya Buka...
Sarwendah Akhirnya Buka Suara, Tegas Bantah Halangi Ruben Onsu Bertemu Anak
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved