IHSG Harus Bisa Bertahan di Level 5.700, Jika Tidak?

Rabu, 19 Mei 2021 - 21:04 WIB
loading...
IHSG Harus Bisa Bertahan...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pada perdagangan hari Rabu (19/5/2021), indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,27% atau turun 73,81 poin ke level 5.760,58. Pelemahan itu melanjutkan tren kemarin (18/5) seiring dengan indeks Wall Street dan regional Asia yang bergerak dan ditutup di zona merah.

Baca juga:PGN Tahun Ini Fokus Transformasi Digital

Investment Banking Panin Sekuritas Indra Then memprediksi ke depan masih akan ada tekanan jual lagi. Menurut dia, level 5.760 merupakan level psikologis yang cukup kuat. Sentimen utama masih dari sikap investor yang menunggu tanggapan bank sentral AS akan laju inflasi yang semakin meningkat.

"Dari dalam negeri masih menunggu rilis data ekonomi terkait neraca perdagangan. Kemudian juga lonjakan kasus Covid-19 belum ada dan masih terkontrol. Jadi lebih mengikuti pergerakan regional," ujarnya pada closing market IDX Channel, Rabu (19/5/2021).

Menurut dia, jika level 5.700 tidak mampu ditahan maka IHSG akan bergerak turun ke level 5.500. Diharapkan IHSG bisa bertahan di level 5.700 hingga akhir bulan Mei 2021.

Baca juga:Abaikan Perintah Jokowi, BW Sebut Firli Bahuri dkk Mencederai Kehormatan Presiden

"Level 5.500 itu sudah cukup bawah untuk IHSG di tahun ini. Saya harap bisa bertahan di 5.700 di bulan Mei dan harapan selanjutnya di semester kedua tahun ini ada perbaikan tren. Kita tahu biasanya di semester II lebih banyak market menguat dibanding melemahnya. Apalagi di kuartal IV nanti," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Rekomendasi
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
4 Negara di Dunia yang...
4 Negara di Dunia yang Tidak Memiliki Pesawat Tempur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved