Bank Mandiri Jalankan Program Mewirausahakan Petani di Kebumen
Minggu, 23 Mei 2021 - 17:45 WIB
loading...
A
A
A
“Bank Mandiri memberikan dukungan penuh untuk program ini antara lain berkolaborasi dengan Pertamina memberikan bantuan CSR berupa Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) sehingga petani di Kebumen dapat meningkatkan hasil produksi berasnya menjadi beras premium yang bernilai jual tinggi," kata Darmawan saat kunjungan kerja bersama tiga menteri yaitu Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki dan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, ke SPBT Kebumen, Minggu (23/5/2021).
Dia melanjutkan, Bank Mandiri juga menyalurkan KUR untuk akses permodalan serta kolaborasi dengan Mandiri Amal Insani untuk penyaluran dana bergulir.
"Selain itu, memberi bantuan pembinaan dan pendampingan kepada petani bekerja sama dengan PT Mitra Bumdes Nusantara (MBN) sebagai pembina PT MDK dengan melibatkan akademisi," ungkapnya.
Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Rohan Hafas menambahkan, skema program mewirausahakan petani di Kebumen ini mereduplikasi program serupa yang telah berhasil dilakukan di Pamarican, Jawa Barat.
Diinisiasi sejak 2017, proyek Pamarican kini telah beroperasi secara mandiri sehingga mampu memberikan nilai tambah secara berkesinambungan. Bahkan, kini tercatat lebih dari 6.200 petani dan 258 kelompok tani terlibat pada proyek ini.
Kinerja cemerlang terlihat tidak hanya dari kenaikan penyerapan bahan baku, namun juga pada aspek produksi beras, penjualan, serta laba PT Mitra Desa Pamarican (MDP)
Rohan memeparkan, PT MDP berhasil mendongkrak panen petani sebesar 97% menjadi 6.594 ton pada akhir tahun lalu, yang kemudian diserap PT MDP untuk diolah menjadi beras premium. Per akhir tahun lalu, kemampuan PT MDP menyerap bahan baku dari hasil panen petani pun meningkat tajam sebesar 74% menjadi 7.404 ton.
Dia melanjutkan, Bank Mandiri juga menyalurkan KUR untuk akses permodalan serta kolaborasi dengan Mandiri Amal Insani untuk penyaluran dana bergulir.
"Selain itu, memberi bantuan pembinaan dan pendampingan kepada petani bekerja sama dengan PT Mitra Bumdes Nusantara (MBN) sebagai pembina PT MDK dengan melibatkan akademisi," ungkapnya.
Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Rohan Hafas menambahkan, skema program mewirausahakan petani di Kebumen ini mereduplikasi program serupa yang telah berhasil dilakukan di Pamarican, Jawa Barat.
Diinisiasi sejak 2017, proyek Pamarican kini telah beroperasi secara mandiri sehingga mampu memberikan nilai tambah secara berkesinambungan. Bahkan, kini tercatat lebih dari 6.200 petani dan 258 kelompok tani terlibat pada proyek ini.
Kinerja cemerlang terlihat tidak hanya dari kenaikan penyerapan bahan baku, namun juga pada aspek produksi beras, penjualan, serta laba PT Mitra Desa Pamarican (MDP)
Rohan memeparkan, PT MDP berhasil mendongkrak panen petani sebesar 97% menjadi 6.594 ton pada akhir tahun lalu, yang kemudian diserap PT MDP untuk diolah menjadi beras premium. Per akhir tahun lalu, kemampuan PT MDP menyerap bahan baku dari hasil panen petani pun meningkat tajam sebesar 74% menjadi 7.404 ton.
Lihat Juga :