Memetakan Potensi Pariwisata Daerah Lewat Lomba Foto
Senin, 24 Mei 2021 - 18:13 WIB
loading...
A
A
A
Acting Konsul Jenderal RI untuk Victoria dan Tasmania, Muniroh Rahim dalam sambutannya pada acara Pembukaan Pameran Foto virtual tersebut mengatakan, “Inisiatif BAKTI Kominfo melalui program Impact Adventures ini telah mengadopsi tiga program strategis sekaligus yaitu, pemanfaatan teknologi digital, pengembangan pariwisata khususnya Adventure Tourism dan pengembangan berbagai daerah di Indonesia. Tiga hal penting yang dapat membantu pemulihan sektor pariwisata terutama di daerah terpencil pasca COVID”.
Direktur Informasi dan Diplomasi Publik, Kementerian Luar Negeri, Yusron B. Ambary pada paparannya mengatakan, bahwa dalam kondisi vacuum karena pandemi seperti saat ini, diperlukan terobosan untuk tetap mengingatkan masyarakat dunia akan Indonesia.
"Atau dalam Bahasa diplomasi publik adalah Keeping Indonesia in the Heart and Mind of Global audience dan terobosan yang dilakukan oleh BAKTI dengan kerjasama pentahelix ini sangat penting dan dapat membantu tercapainya keinginan tersebut serta sejalan dengan misi Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri”.
Sementara itu, wakil dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang juga merupakan direktur dan kepala biro Penerangan Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu yang memaparkan strategi Kemenparekraf pada kesempatan pembukaan pameran foto tersebut mengatakan
“Kami menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh BAKTI Kominfo yang telah bekerjasama dalam memperkuat strategi Kemenparekraf dalam hal pemetaan dan pengembangan destinasi terutama untuk daerah rintisan yang merupakan daerah penerima manfaat BAKTI serta pengembangannya melalui pemanfaatan teknologi digital dan pembangunan ekosistem digital di daerah yang mendukung pemulihan sektor pariwisata pasca COVID," terangnya.
Salah satu peserta yakni Oktav Beda mengaku senang bisa masuk dalam 100 besar event lomba fotografi yang diselenggarakan BAKTI Kominfo tersebut.
Direktur Informasi dan Diplomasi Publik, Kementerian Luar Negeri, Yusron B. Ambary pada paparannya mengatakan, bahwa dalam kondisi vacuum karena pandemi seperti saat ini, diperlukan terobosan untuk tetap mengingatkan masyarakat dunia akan Indonesia.
"Atau dalam Bahasa diplomasi publik adalah Keeping Indonesia in the Heart and Mind of Global audience dan terobosan yang dilakukan oleh BAKTI dengan kerjasama pentahelix ini sangat penting dan dapat membantu tercapainya keinginan tersebut serta sejalan dengan misi Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri”.
Sementara itu, wakil dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang juga merupakan direktur dan kepala biro Penerangan Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu yang memaparkan strategi Kemenparekraf pada kesempatan pembukaan pameran foto tersebut mengatakan
“Kami menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh BAKTI Kominfo yang telah bekerjasama dalam memperkuat strategi Kemenparekraf dalam hal pemetaan dan pengembangan destinasi terutama untuk daerah rintisan yang merupakan daerah penerima manfaat BAKTI serta pengembangannya melalui pemanfaatan teknologi digital dan pembangunan ekosistem digital di daerah yang mendukung pemulihan sektor pariwisata pasca COVID," terangnya.
Salah satu peserta yakni Oktav Beda mengaku senang bisa masuk dalam 100 besar event lomba fotografi yang diselenggarakan BAKTI Kominfo tersebut.
Lihat Juga :