Kemnaker Gandeng Serikat Pekerja dan Pengusaha Siapkan Bahan Pertemuan ILC 2021
Senin, 24 Mei 2021 - 19:29 WIB
loading...
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Anwar Sanusi di Jakarta, Senin (24/5/2021).
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah bersama serikat pekerja/serikat buruh dan pengusaha menyusun kertas posisi Delegasi Republik Indonesia untuk pertemuan Konferensi Perburuhan Internasional/International Labour Conference (ILC) ke-109. ILC rencananya akan digelar di Jenewa, Swiss, secara virtual pada 3 s.d. 19 Juni 2021.
"Kami berkumpul bersama agar masing-masing unsur baik pemerintah, pekerja, dan pengusaha dapat berdiskusi dan bersinergi guna memfinalisasi bahan/substansi pada setiap pembahasan dalam komite-komite di ILC," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Anwar Sanusi di Jakarta, Senin (24/5/2021).
ILC ke-109 ini mengusung tema 'Pemulihan Dunia Kerja dari Dampak Covid-19' dengan fokus utama pada pekerja (human-centered). ILC tahun ini diharapkan akan menghasilkan suatu dokumen yang menegaskan komitmen tripartit yang berkontribusi pada proses pemulihan dan membangun masa depan dunia kerja yang berfokus pada pekerja.
Anwar mengatakan, ada beberapa agenda penting yang akan dibahas dalam ILC kali ini, yang erat kaitannnya terhadap mitigasi dampak Covid-19 pada sektor ketenagakerjaan dan pemulihan ekonomi. Di antaranya meliputi Inequalities and the World of Work (isu-isu ketimpangan dalam dunia kerja), the strategic objective of social protection (social security) atau terkait kerangka jaminan sosial ketenagakerjaan.
Baca juga Pesan Lebaran Menaker Ida: Jaga Keluarga dari Penyebaran Covid-19
"Kami berkumpul bersama agar masing-masing unsur baik pemerintah, pekerja, dan pengusaha dapat berdiskusi dan bersinergi guna memfinalisasi bahan/substansi pada setiap pembahasan dalam komite-komite di ILC," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Anwar Sanusi di Jakarta, Senin (24/5/2021).
ILC ke-109 ini mengusung tema 'Pemulihan Dunia Kerja dari Dampak Covid-19' dengan fokus utama pada pekerja (human-centered). ILC tahun ini diharapkan akan menghasilkan suatu dokumen yang menegaskan komitmen tripartit yang berkontribusi pada proses pemulihan dan membangun masa depan dunia kerja yang berfokus pada pekerja.
Anwar mengatakan, ada beberapa agenda penting yang akan dibahas dalam ILC kali ini, yang erat kaitannnya terhadap mitigasi dampak Covid-19 pada sektor ketenagakerjaan dan pemulihan ekonomi. Di antaranya meliputi Inequalities and the World of Work (isu-isu ketimpangan dalam dunia kerja), the strategic objective of social protection (social security) atau terkait kerangka jaminan sosial ketenagakerjaan.
Baca juga Pesan Lebaran Menaker Ida: Jaga Keluarga dari Penyebaran Covid-19
Lihat Juga :