Duet Bamsoet-Moeldoko Pimpin Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia

Rabu, 02 Juni 2021 - 23:16 WIB
loading...
Duet Bamsoet-Moeldoko...
Bambang Soesatyo diangkat menjadi Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) diharapkan menjadi wadah yang menampung kepentingan para pelaku industri kendaraan listrik di Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesiaatau Periklindo resmi didirikan di Jakarta, Minggu (25/4). Asosiasi ini dibentuk sebagai wadah yang menampung kepentingan para pelaku industri kendaraan listrik di Indonesia.

Baca Juga: Dideklarasikan di IIMS Hybrid 2021, Moeldoko Jabat Ketua Umum PERIKLINDO

KoordinatorAliansiMahasiswadanMilenialIndonesia(AMMI),Nurkhasanah mengatakan, bahwa dengan adanya Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia(Periklindo) sebagai wadah, harapannya mampu mendorong percepatan migrasi Indonesia ke kendaraan listrik.

"Mobil listrik ini tentunya bagian dari menjawab tantangan global, dengan adanya Periklindo sebagai wadah, harapannya mampu mendorong percepatan migrasi Indonesia ke kendaraan listrik. Ditambah lagi Pak Moeldoko dijadikan sebagai ketua Periklindo, mudah-mudahan bisa menjadi mitra strategis bagi pemerintah dalam pengembangan industri listrik," jelas Nurkhasanah.

Sambung Nurkhasanah mengungkapkan, bahwa Langkah percepatan kendaraan listrik tersebut tidak terlepas dari komitmen Pemerintah Indonesia dalam menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca (CO2) sebesar 29% pada 2030, sekaligus menjaga energi khususnya di sektor transportasi darat.

"Apalagi, industri otomotif berkontribusi cukup signifikan bagi perekonomian nasional. dengan begitu peran periklindo di bawah ketua Moeldoko adalah bukti Indonesia berkontribusi penurunan emisi karbon," katanya.

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo diangkat menjadi Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo). Keberadaan Periklindo diharapkan mampu mendorong percepatan migrasi Indonesia ke kendaraan listrik.

Sejalan dengan arah perjuangan IMI yang mendukung Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.

"Saya menyambut hangat kehadiran Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) yang didirikan produsen mobil listrik MAB, Wuling Motor, dan DFSK. Keberadaannya eksklusif hanya untuk produsen otomotif kendaraan listrik, sehingga bukan menjadi saingan organisasi otomotif lainnya seperti Gaikindo," ujar Bamsoet usai menerima pengurus Periklindo, di Ruang Kerja Ketua MPR RI, di Jakarta, Selasa (1/6).

Pengurus Periklindo yang hadir antara lain Ketua Umum Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, Sekjen Tenggono Phoa dan Bendahara Umum Cing Hok. Sementara pengurus IMI Pusat hadir Hubungan Antar Lembaga Junaedi Elvis serta Publikasi dan Media Sosial Dwi Nugroho.

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, keberadaan Periklindo juga bisa membangun iklim industri otomotif kendaraan listrik yang kondusif. Sehingga dapat mendorong berkembangnya pelaku bisnis lokal dan internasional. Selain mendorong lahirnya inovasi teknologi di bidang otomotif kendaraan listrik.

"Periklindo harus menjadi mitra strategis bagi pemerintah dalam pengembangan industri kendaraan listrik. Mengingat dalam pengembangan industri kendaraan listrik, peran pemerintah memang begitu sentral dan signifikan. Khususnya, dalam bentuk pemberian stimulus berupa insentif dan keringanan, pembebasan pajak dan biaya, kemudahan impor dan tarif, serta keringanan tarif listrik bagi kendaraan listrik. Termasuk pemberian insentif pembangunan infrastruktur pengisian daya baterai," jelas Bamsoet.

Baca Juga: Libas Thailand, RI Berpeluang Jadi Hub Industri Kendaraan Listrik di ASEAN

Bamsoet menerangkan, potensi market penjualan kendaraan listrik di Indonesia sangat besar. Dalam road map pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai yang disusun Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, potensi sepeda motor listrik diproyeksikan mencapai 13 juta unit pada tahun 2030. Sedangkan untuk mobil listrik diproyeksikan mencapai sekitar 2,2 juta unit.

"Namun demikian, Indonesia tidak boleh hanya sekadar menjadi market. Karenanya, melalui Periklindo, diharapkan akan datang lebih banyak lagi produsen otomotif yang membangun pabrik kendaraan listriknya di Indonesia. Sekaligus juga mendorong lahirnya produsen kendaraan listrik dari dalam negeri. IMI telah memulainya dengan menghadirkan motor listrik Bike Smart Elektrik (BS Elektrik) yang 70 persen komponennya diproduksi di dalam negeri, dan melibatkan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)," pungkas Bamsoet.

Sebelumnya Ketua UmumPeriklindo, Moeldoko mengatakan, bahwa organisasi yang dipimpinnya tidak hanya terbatas pada mobil listrik saja. Namun cakupannya akan lebih luas, meliputi motor listrik, kendaraan listrik komersial, bahkan hingga sepeda listrik.

"Kita semua sekarang bersatu padu mendirikan sebuah persatuan yang namanya adalah Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia atau Periklindo. Atas dukungan dan kerja sama semuanya mari bersama-sama kita membangun mobil listrik di Indonesia," kata Moeldoko.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Resmikan SPKLU ke-5.000...
Resmikan SPKLU ke-5.000 di Priok, PLN Perkuat Infrastruktur Kendaraan Listrik
3 Opsi Sumber Pendapatan...
3 Opsi Sumber Pendapatan Daerah Potensial Selain Pajak Kendaraan Listrik
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Rekomendasi
Konflik Memanas, Ruben...
Konflik Memanas, Ruben Onsu Ultimatum Sarwendah Soal Nafkah dan Hak Bertemu Anak
Jenguk Haji Bolot di...
Jenguk Haji Bolot di RS, Rico Ceper Ungkap Momen Mengharukan
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Berita Terkini
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved