Gandeng MES, BSI Salurkan Pembiayaan Pertashop untuk Pesantren
Sabtu, 05 Juni 2021 - 07:07 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) sebagai bank syariah terbesar di Indonesia kembali memberikan dukungan pembiayaan Pertashop pada ekosistem pesantren.
Selain menggandeng Pertamina, kali ini Bank Syariah Indonesia menggandeng Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), yang dituangkan dalam nota kesepahaman Pengembangan Bisnis Pertashop serta Fasilitas Pembiayaan di Lingkungan Masyarakat Ekonomi Syariah.
Dalam nota kesepahaman tersebut, ketiga entitas sepakat untuk berkolaborasi dalam pengembangan bisnis Pertashop serta fasilitas pembiayaan di lingkungan pesantren sebagai wujud komitmen membangun ekonomi umat bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) berbasis pesantren.
Baca juga: Sri Mulyani Bakal All Out Kejar Aset Pengemplang BLBI
Direktur Utama Bank Syariah Indonesia, Hery Gunardi mengatakan, segmen UMKM menjadi salah satu fokus Bank Syariah Indonesia dalam mengembangkan ekosistem halal yang bermanfaat bagi umat. Strategi yang dilakukan adalah menumbuhkan segmen UMKM berbasis ekosistem/komunitas dan value chain yang terintegrasi.
“Kami berharap dapat menggali potensi pesantren di seluruh daerah melalui peran masing-masing pihak lewat kerja sama dalam pengembangan ekonomi umat khususnya pengembangan bisnis Pertashop, penyampaian potensi lokasi hingga penjaringan pesantren, sosialisasi dan pendampingan pengembangan usaha Pertashop sampai dengan pemberian fasilitas pembiayaan,” kata Hery di Jakarta, Jumat (4/6/2021).
BSI berharap mampu mendorong UMKM untuk berkembang dan naik kelas, tidak hanya memberikan dukungan finansial, namun juga pendampingan bagi pelaku usaha, diantaranya melalui penyediaan Pusat Pelatihan dan Pendampingan UMKM, penyelenggaraan pelatihan pemasaran produk UMKM, dan pembangunan sentra UMKM di daerah. Dengan UMKM naik kelas, diharapkan dapat berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional.
Selain menggandeng Pertamina, kali ini Bank Syariah Indonesia menggandeng Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), yang dituangkan dalam nota kesepahaman Pengembangan Bisnis Pertashop serta Fasilitas Pembiayaan di Lingkungan Masyarakat Ekonomi Syariah.
Dalam nota kesepahaman tersebut, ketiga entitas sepakat untuk berkolaborasi dalam pengembangan bisnis Pertashop serta fasilitas pembiayaan di lingkungan pesantren sebagai wujud komitmen membangun ekonomi umat bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) berbasis pesantren.
Baca juga: Sri Mulyani Bakal All Out Kejar Aset Pengemplang BLBI
Direktur Utama Bank Syariah Indonesia, Hery Gunardi mengatakan, segmen UMKM menjadi salah satu fokus Bank Syariah Indonesia dalam mengembangkan ekosistem halal yang bermanfaat bagi umat. Strategi yang dilakukan adalah menumbuhkan segmen UMKM berbasis ekosistem/komunitas dan value chain yang terintegrasi.
“Kami berharap dapat menggali potensi pesantren di seluruh daerah melalui peran masing-masing pihak lewat kerja sama dalam pengembangan ekonomi umat khususnya pengembangan bisnis Pertashop, penyampaian potensi lokasi hingga penjaringan pesantren, sosialisasi dan pendampingan pengembangan usaha Pertashop sampai dengan pemberian fasilitas pembiayaan,” kata Hery di Jakarta, Jumat (4/6/2021).
BSI berharap mampu mendorong UMKM untuk berkembang dan naik kelas, tidak hanya memberikan dukungan finansial, namun juga pendampingan bagi pelaku usaha, diantaranya melalui penyediaan Pusat Pelatihan dan Pendampingan UMKM, penyelenggaraan pelatihan pemasaran produk UMKM, dan pembangunan sentra UMKM di daerah. Dengan UMKM naik kelas, diharapkan dapat berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional.
Lihat Juga :