Bisnis Kontainer Makin Mudah, Aplikasi Tollaut Punya Layanan Depo Penitipan

Sabtu, 05 Juni 2021 - 21:32 WIB
loading...
Bisnis Kontainer Makin...
Aplikasi tollaut.id hadir untuk memudahkan bisnis kontainer dengan menyediakan layanan penitipan layaknya hotel serta pengiriman kontainer dengan kapal layaknya pemesanan pesawat secara daring. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Aplikasi Nusantara Terkini meluncurkan aplikasi tollaut.id, beberapa waktu lalu. Aplikasi ini nantinya dapat menjadi solusi permasalahan peti kemas atau kontainer di Indonesia selama ini.

Aplikasi tollaut.id hadir untuk memudahkan bisnis kontainer dengan menyediakan layanan penitipan layaknya hotel serta pengiriman kontainer dengan kapal layaknya pemesanan pesawat secara daring. Layanan ini tersedia dengan berbagai macam pilihan dan harga sesuai kebutuhan konsumen.

Baca Juga: Antisipasi Kepadatan Kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, Menhub Gelar Pertemuan

CEO sekaligus Founder tollaut.id, Adlul Dudi menjelaskan, bahwa saat ini belum ada kemudahan bagi pengusaha di Indonesia untuk mengoneksikan para pebisnis UMKM maupun pebisnis besar antarpulau untuk bertransaksi komoditas. Hal tersebut menyebabkan tidak terjadinya arus bolak-balik kontainer dengan baik sehingga masih terjadi disparitas harga.

Menanggapi kegelisahan tersebut, bermodalkan pengalaman sepuluh tahun lebih di dunia kontainer, Dudi ingin memiliki andil serta berinisiatif untuk menyisihkan waktu, tenaga, dan biaya sendiri demi membangun aplikasi tollaut.id agar para pebisnis di bidang kontainer mendapatkan kemudahan.

"Tentunya dibutuhkan aplikasi seperti tollaut.id yang dapat mengakomodir penerimaan dan pemberian order untuk semua pelaku bisnis yang membutuhkan jasa penggunaan kontainer secara berkesinambungan. Hal ini bertujuan agar tercapainya kemudahan bisnis bagi setiap kalangan di seluruh Indonesia," kata Dudi dalam keterangan tertulisnya.

Dudi bercerita bahwa dirinya berniat mengubah bisnis kontainer dan bisnis turunan yang dia geluti selama ini. Dia berharap ada suatu platform berupa aplikasi yang mewadahi para pebisnis kontainer seperti depo penitipan, tranportasi, pengakapan kontainer, pergudangan, rental, modifikasi, dan sebagainya yang dapat dengan mudah diakses oleh semua kalangan baik perusahaan maupun pribadi di seluruh Indonesia.

"Awal tahun 2019, saya membuat suatu badan hukum PT Aplikasi Nusantara Terkini dan membentuk tim untuk mencari CTO dan CMO. Kemudian mulai mempelajari secara umum tentang aplikasi dan sistem, serta saya mulai merumuskan dan membuat rencana aplikasi yang bisa menjadi platfom kontainer terlengkap secara online bersama tim tersebut," tuturnya.

Sebelumnya, Dudi sempat merasa susah untuk menentukan nama yang mudah diingat. Setelah berbagai pertimbangan yang cukup lama, akhirnya dia memutuskan untuk memilih tollaut.id sebagai nama aplikasi yang dikembangkannya.

"Nama tollaut.id saya cek ke konsultan HKI juga bebas digunakan karena belum terdaftar di HKI. Nama ini tentu adalah nama yang familiar serta berkaitan dengan service aplikasi kami nanti. Dan nama tollaut.id sudah kami daftarkan hak paten ke HKI, secara hukum ini tidak menyalahi aturan," terangnya.

Saat grand launching yang lalu, Dudi menyampaikan bahwa fitur pada aplikasi tollaut.id yang sudah bisa digunakan adalah Depo Penitipan. Sementara itu, fitur Transportasi Kontainer Darat dan Laut, Rental, serta Jual Beli Unit Kontainer masih dalam tahap pengembangan oleh tim product dan engineer.

"Kami ingin fokus menyelesaikan satu per satu service yang kami sediakan, kemudian akan berlanjut ke fitur lainnya yang mengakomodir semua kebutuhan kontainer hingga tollaut.id menjadi aplikasi all-in-one layaknya super app," kata dia.

Baca Juga: Arus Bongkar Muat Peti Kemas Pelindo IV Naik 0,14% Sebelum Ramadhan 2021

Untuk saat ini, aplikasi tollaut.id baru tersedia di WebApp saja atau bisa diakses dan digunakan di browser pada gadget. Dudi berkata, tidak ingin terlalu dini meluncurkan aplikasinya di PlayStore dan App Store karena ingin menyempurnakan dulu aplikasi tollaut.id agar sesuai kebutuhan konsumen.

"Kami memutuskan untuk fokus di WebApp dulu tahun ini selagi menerima masukan dari partner dan customer demi menyempurnakan aplikasi tollaut.id sehingga para konsumen bisa puas dengan layanan kami. Harapan saya ke depannya ialah aplikasi tollaut.id dapat berkembang menjadi next unicorn yang sangat dibutuhkan oleh semua pelaku bisnis di seluruh Indonesia," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MPIX Tunjuk Nurfaizi...
MPIX Tunjuk Nurfaizi Suwandi jadi Komisaris Independen, Pertegas Ekspansi ke Remitansi Pekerja Migran
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
TikTok Bidik Pertumbuhan...
TikTok Bidik Pertumbuhan Aplikasi Asia Tenggara lewat Inovasi AI
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
IPC TPK Bukukan Arus...
IPC TPK Bukukan Arus Petikemas 1,15 Juta TEUs hingga April 2026
Tingkatkan Kapasitas...
Tingkatkan Kapasitas Bongkar Muat, Pelabuhan Pelindo Tambah QCC
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
KPK Sita Kontainer Isi...
KPK Sita Kontainer Isi Suku Cadang Kendaraan yang Diduga Terafiliasi Blueray Cargo
Kenalan dengan V+Short,...
Kenalan dengan V+Short, Aplikasi Nonton Microdrama yang Lagi Naik Daun
Rekomendasi
Viral! Petisi Cancel...
Viral! Petisi Cancel Sarwendah Tembus 27 Ribu Tanda Tangan
Sempat Diragukan, Menhaj...
Sempat Diragukan, Menhaj Klaim Haji 2026 Jadi Salah Satu Penyelenggaraan Terbaik dalam Sejarah
Taylor Swift Ungkap...
Taylor Swift Ungkap Alasan Tak Memakai Bridesmaids di Hari Pernikahannya
Berita Terkini
Menjaga Pertumbuhan,...
Menjaga Pertumbuhan, Ratusan Brand Andalkan Efisiensi Material Kemasan
Gaduh Pengangkatan Komisaris...
Gaduh Pengangkatan Komisaris BUMN, Qodari: Penting untuk Kawal Agenda Negara
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
Komut Pertamina Salurkan...
Komut Pertamina Salurkan Seragam Sekolah bagi 200 Anak Prasejahtera di Banyuwangi
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved