Teten Ogah Jadi Follower, Sebut Bisnis Tanaman Hias Bisa Jadi Kekuatan
Senin, 07 Juni 2021 - 02:16 WIB
loading...
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menekankantanaman hias (daun) bisa menjadi satu kekuatan karena Indonesia banyak memiliki komoditi yang unggul. Foto/Dok
A
A
A
BOGOR - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menekankan bahwa yang diperlukan saat ini dalam pengembangan koperasi dan UMKM di Indonesia adalah membangun model bisnis yang modern dan masuk skala ekonomi dengan produk yang unggul.
“Dengan produk yang unggul, kita akan selalu menjadi trendsetter, bukan lagi follower," ujar Teten, pada acara Temu Wicara Pengembangan Bisnis Tanaman Hias di Kebun Percobaan IPB University, di Desa Sukamantri, Kabupaten Bogor, Minggu (6/6).
Baca Juga: 2 Menteri Lepas Ekspor Tanaman Hias, Bukti Ladang Cuan Baru Bagi Milenial
Oleh karena itu, Teten menganggap tanaman hias (daun) bisa lebih dikembangkan lagi. Tak terkecuali, membangun laboratorium riset varietas yang bisa dilakukan IPB University. “Ini bisa menjadi satu kekuatan karena kita banyak memiliki komoditi yang unggul," kata Teten.
Selain tanaman hias daun, lanjut Teten, buah-buahan tropis bisa juga menjadi produk unggulan untuk pasar ekspor, seperti durian, mangga, alpukat, manggis, lengkeng, dan sebagainya.
“Dalam rangkaian pengembangan ini, KemenkopUKM berada di posisi pengembangan kewirausahaan. Para pelaku usaha tanaman hias bisa kita scaling-up," jelas Teten.
Teten pun mendorong para petani tanaman hias untuk tergabung dalam wadah koperasi sebagai badan hukumnya. “Kalau petani langsung berhadapan dengan pasar, maka akan berat," ungkap Teten.
“Dengan produk yang unggul, kita akan selalu menjadi trendsetter, bukan lagi follower," ujar Teten, pada acara Temu Wicara Pengembangan Bisnis Tanaman Hias di Kebun Percobaan IPB University, di Desa Sukamantri, Kabupaten Bogor, Minggu (6/6).
Baca Juga: 2 Menteri Lepas Ekspor Tanaman Hias, Bukti Ladang Cuan Baru Bagi Milenial
Oleh karena itu, Teten menganggap tanaman hias (daun) bisa lebih dikembangkan lagi. Tak terkecuali, membangun laboratorium riset varietas yang bisa dilakukan IPB University. “Ini bisa menjadi satu kekuatan karena kita banyak memiliki komoditi yang unggul," kata Teten.
Selain tanaman hias daun, lanjut Teten, buah-buahan tropis bisa juga menjadi produk unggulan untuk pasar ekspor, seperti durian, mangga, alpukat, manggis, lengkeng, dan sebagainya.
“Dalam rangkaian pengembangan ini, KemenkopUKM berada di posisi pengembangan kewirausahaan. Para pelaku usaha tanaman hias bisa kita scaling-up," jelas Teten.
Teten pun mendorong para petani tanaman hias untuk tergabung dalam wadah koperasi sebagai badan hukumnya. “Kalau petani langsung berhadapan dengan pasar, maka akan berat," ungkap Teten.
Lihat Juga :