Bidik Produksi 1 Juta Barel Minyak, Eksplorasi Harus Digiatkan
Selasa, 08 Juni 2021 - 15:19 WIB
loading...
A
A
A
Tanpa adanya kegiatan eksplorasi, kata dia, akan sulit mencapai target tersebut mengingat lapangan migas yang dimiliki saat ini sudah tua. "Kegiatan seismik juga untuk menentukan area-area baru harus terus dipanjangkan lagi dengan teknologi yang tinggi," tukasnya.
Dia menambahkan, pemerintah juga perlu memberikan kebijakan-kebijakan yang lebih fleksibel kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) agar mereka mau berinvestasi secara maksimal dalam mengejar target tersebut. Menurut dia, kebijakan maupun insentif dari sektor keuangan tetap diperlukan selain menunggu kepastian hukum.
Baca juga: Ekonomi AS dan China Menggeliat, Harga Minyak RI Terkerek ke USD65,49 per Barel
Di sisi lain, revisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2021 tentang Minyak dan Gas Bumi (UU Migas) belum juga selesai. Padahal ini salah satu yang diharapkan KKKS, yaitu terkait adanya kepastian hukum investasi.
"Saya kira ini bukan hal yang mudah, tetapi dengan upaya dari pemerintah dan KKKS, pada prinsipnya ini adalah target yang mudah-mudahan bisa kita capai dengan berbagai macam upaya," tutupnya.
Dia menambahkan, pemerintah juga perlu memberikan kebijakan-kebijakan yang lebih fleksibel kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) agar mereka mau berinvestasi secara maksimal dalam mengejar target tersebut. Menurut dia, kebijakan maupun insentif dari sektor keuangan tetap diperlukan selain menunggu kepastian hukum.
Baca juga: Ekonomi AS dan China Menggeliat, Harga Minyak RI Terkerek ke USD65,49 per Barel
Di sisi lain, revisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2021 tentang Minyak dan Gas Bumi (UU Migas) belum juga selesai. Padahal ini salah satu yang diharapkan KKKS, yaitu terkait adanya kepastian hukum investasi.
"Saya kira ini bukan hal yang mudah, tetapi dengan upaya dari pemerintah dan KKKS, pada prinsipnya ini adalah target yang mudah-mudahan bisa kita capai dengan berbagai macam upaya," tutupnya.
(ind)
Lihat Juga :