Bahlil Singgung Penurunan Anggaran Kementeriannya di Saat Target Investasi Naik
Selasa, 08 Juni 2021 - 22:49 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengajukan usulan penambahan anggaran untuk tahun 2022. Pasalnya, pagu indikatif tahun 2022 mengalami penurunan dari pagu alokasi tahun 2021.
Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia menjelaskan, pagu indikatif tahun 2022 sebesar Rp711,5 miliar atau mengalami penurunan 35% dari pagu alokasi tahun 2021 sebesar Rp1,08 triliun.
Baca juga:Ehm! Menhub Sebut Kebijakannya Bisa Bikin Indonesia Cepat Bangkit dari Pandemi
"Anggaran kita Rp930 miliar, itu target yang dikasih oleh Bapak Presiden Rp900 triliun. Tetapi begitu naik Rp1.100-1.200 triliun anggaran kita turun. Jadi ini masih badan anggaran kita tinggi, tapi begitu naik kementerian anggaran kita diturunkan," ujar Bahlil dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR, Selasa (8/6/2021).
Oleh karena itu, Bahlil menyebut bahwa Kementerian Investasi/BKPM mengusulkan adanya penambahan tambahan anggaran untuk tahun 2022 sebesar Rp608,5 miliar.
Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia menjelaskan, pagu indikatif tahun 2022 sebesar Rp711,5 miliar atau mengalami penurunan 35% dari pagu alokasi tahun 2021 sebesar Rp1,08 triliun.
Baca juga:Ehm! Menhub Sebut Kebijakannya Bisa Bikin Indonesia Cepat Bangkit dari Pandemi
"Anggaran kita Rp930 miliar, itu target yang dikasih oleh Bapak Presiden Rp900 triliun. Tetapi begitu naik Rp1.100-1.200 triliun anggaran kita turun. Jadi ini masih badan anggaran kita tinggi, tapi begitu naik kementerian anggaran kita diturunkan," ujar Bahlil dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR, Selasa (8/6/2021).
Oleh karena itu, Bahlil menyebut bahwa Kementerian Investasi/BKPM mengusulkan adanya penambahan tambahan anggaran untuk tahun 2022 sebesar Rp608,5 miliar.
Lihat Juga :