Pemprov Banten Ajak Pelaku Usaha Garap Potensi Sektor Pertanian

Selasa, 08 Juni 2021 - 22:51 WIB
loading...
Pemprov Banten Ajak...
Gubernur Provinsi Banten Wahidin Halim saat menghadiri Halal Bihalal Perkumpulan Insan Tani dan Nelayan Indonesia (Intani) Provinsi Banten, di kawasan Sistem Pertanian Terpadu (Sitandu) Provinsi Banten, Serang, Selasa (8/6/2021). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Provinsi Banten memiliki potensi besar di sektor pertanian , peternakan, dan perikanan, namun belum dikembangkan optimal sehingga perlu dukungan komunitas dan pelaku usaha .

Untuk itu, Gubernur Provinsi Banten Wahidin Halim, mengajak komunitas masyarakat Banten untuk menciptakan suasana damai dan kondusif serta berkolaborasi mengembangkan pertanian dan membangun kemandirian pangan.

Baca Juga : Lahan Pertanian di Jatim Terbesar, Pengamat Puji Insiatif Gubernur Khofifah

“Produk petani harus memiliki nilai tambah sehingga petani untung. Disini baru panen singkong, harganya di petani di bawah seribu per kilogram. Itu karena tidak punya nilai tambah dan akses ke pasar,” kata Wahidin saat menghadiri Halal Bihalal Perkumpulan Insan Tani dan Nelayan Indonesia (Intani) Provinsi Banten, di kawasan Sistem Pertanian Terpadu (Sitandu) Provinsi Banten, Serang, Selasa (8/6/2021).

Halal Bihalal yang juga dihadiri Ketua Umum Intani Pusat Guntur Subagja Mahardika, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten M Agus Tauchid, dan Direktur Utama Bank Banten Agus Syabarudin, dilaksanakan secara hybrid dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Gubernur mengapresiasi kehadiran pengurus komunitas dan organisasi masyarakat Banten. Ia mengajak mereka merawat Banten yang kondusif, aman, dan damai. “Banten damai!” tegas Wahidin Halim bersama-sama pimpinan komunitas.

Pimpinan komunitas masyarakat yang hadir adalah K.H. Sulaiman Effendi (Ketua DPW INTANI Provinsi Banten), Muhammad Hasan Gaido (Bendahara Komite Ekspor Halal DPP Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Laksamana TNI AL (Purn) Eden Gunawan, M.M,I.PM, AER. (Sekretaris Umum Perkumpulan Urang Banten/PUB), Ashok Kumar (Ketua PHRI Banten), Ir. H Ajat Sudrajat (Ketua IPSI Banten), Yang’to, S.H. M.H (Ketua Umum Perkumpulan Seni Budaya/PSB) Banten, Nana Sujana (Waketum Bidang Pariwisata Indonesia Saudi Arabia Business Council), dan Hendra Hartono (Ketua Kuwait dan Qatar Business Council).

Ketua Umum Intani Guntur Subagja Mahardika siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten untuk membangun kemandirian pertanian, peternakan, dan perikanan Banten. “Saat ini ada permintaan sapi untuk RPH di Jakarta dan sekitarnya semoga bisa disuplai oleh peternak Banten,” ungkap Guntur yang sudah bekerjasama dengan Pesantren di Banten beternak dan penggemukan sapi.

“Peternakan di Banten sangat bagus,” tambah Ketua Intani Banten Sulaeman Effendi. Begitu juga kebutuhan pangan lainnya cukup besar, bisa dipenuhi oleh petani Banten.

Kepala Dinas Pertanian Agus Tauchid berharap Banten menjadi pemain utama dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Banten dan Ibukota Jakarta. “Saya selaku staf Gubernur melaksanakan program-peogram pertanian yang menjadi prioritas Gubernur,” jelasnya.

Baca Juga : Smart Digital Farming Solusi Swasembada Pangan

Direktur Utama Bank Banten Agus Syabarudin menyebutkan Bank Banten siap mendukung pengembangan pertanian. Agus yang baru beberapa bulan memimpin Bank Banten sedang membenahi bank milik Pemprov Banten ini menjadi bank yang unggul dan pilihan masyarakat Banten.

Bendahara Komite Ekspor Masyarakat Ekonomi Syariah, M Hasan Gaido, mengungkap banyak produk pertanian Banten yang layak ekspor. “Potensinya besar, tapi saat ini kita prioritas memenuhi kebutuhan Banten dan Jakarta,” ujarnya.

Halal Bihalal Intani Banten diisi dengan diskusi “Membina Petani dan Nelayan untuk Ketahanan Pangan dan Bernilai Ekspor Halal”.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Menjawab Tantangan Klasik...
Menjawab Tantangan Klasik UMKM, ACC Danaku Dukung Modal Pelaku Usaha Kuliner di Surabaya
Indonesia Ekspor Pupuk...
Indonesia Ekspor Pupuk Urea ke Australia, Total Nilainya Tembus Rp7 Triliun
Industri Parfum Lokal...
Industri Parfum Lokal Dinilai Makin Berkembang di Tengah Meningkatnya Minat Konsumen
Bupati Hasbi Tegaskan...
Bupati Hasbi Tegaskan Lebak Siap Jadi Lumbung Pangan Nasional
Wujudkan Ketahanan Pangan,...
Wujudkan Ketahanan Pangan, Food Estate Wanam Papua Selatan Tak Terkait Film Pesta Babi
Di Hadapan Prabowo,...
Di Hadapan Prabowo, Kapolri Paparkan Hasil Panen Raya Jagung Polri
Rekomendasi
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Gagal Menang atas RD Kongo di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Menyambut Tahun Ajaran...
Menyambut Tahun Ajaran Baru dengan Senyuman dan Solusi Finansial BRI Multiguna
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Infografis
Atasi Tawuran, Pemprov...
Atasi Tawuran, Pemprov Jakarta Bakal Buka 500.000 Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved