Dalam Dunia digital, Keamanan Jadi Isu yang Sangat Penting

Minggu, 13 Juni 2021 - 20:21 WIB
loading...
Dalam Dunia digital,...
Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Ancaman kebocoran data dalam konteks keamanan digital (digital security) di Indonesia kembali menjadi perhatian masyarakat. Apalagi dalam beberapa waktu terakhir ini dugaan kebocoran data digital terjadi pada beberapa perusahaan maupun lembaga pemerintahan di Tanah Air.

Menurut laporan lembaga Check Point, Software Technologies Inc., Indonesia saat ini menjadi negara ketiga yang paling ditarget dalam ancaman digital security setelah Amerika Serikat dan India. Industri finansial atau keuangan menjadi sektor yang paling rentan terhadap ancaman digital security.

Agus F. Abdillah, Chief Customer Officer Telkomtelstra, menjelaskan bahwa dalam dunia digital, keamanan menjadi isu yang sangat penting. Terlebih di tengah pandemi yang telah berlangsung selama lebih dari setahun ini, sehingga membuat adopsi teknologi digital sangat cepat berkembang, terutama yang terkait dengan cara manusia berinteraksi antara satu dengan lain.

Baca juga:Miris, Istri Bongkar Amplop Gaji Suami Mengajar Isinya Rp144 Ribu

"Bagaimana perusahaan bisa menjamin keamanan data dari pelanggan supaya tidak terjadi kebocoran data menjadi sangat penting karena memang di dunia digital, security menjadi isu yang sangat penting. Apalagi bagi perusahaan yang melakukan transformasi digital di mana hal penting dalam dunia digital adalah selain network dan aplikasi serta tentu saja security," jelas Agusfa, di Jakarta, Minggu (13/6/2021).

Dia menambahkan, bahwa sebagai penyedia layanan cloud di Indonesia, Telkomtelstra menghadirkan satu layanan cloud lokal yang berlokasi di Indonesia dan dapat memenuhi semua aspek kebutuhan perusahaan, baik itu reability, scability, maupun availability dan tentu saja aspek security dengan baik.

Sementara itu, Hanny Winarti, Partnership Account Manager Qiscus, mengungkapkan pentingnya upaya untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang baik dan aman dalam situasi pandemi ini. Karena pengalaman pelanggan nyatanya dapat meningkatkan pendapatan dan daya saing bagi perusahaan.

“Komunikasi adalah harapan baru bagi pengalaman pelanggan, untuk itu Qiscus hadir memberikan harapan tersebut dengan terintegrasi dan aman. Berdasarkan data datareportal.com tahun 2020, teknologi seluler adalah raja, di mana 51,1% lalu lintas ke situs web berasal dari ponsel dan ada 171 juta pengguna internet seluler," jelas Hanny.

Menurutnya, saat ini konsumen ingin mengakses bisnis di mana pun dan kapan pun, langsung dari ponsel mereka. Karena konektivitas yang konstan telah menjadi gaya hidup, sehingga konsumen mengelola setiap aspek komunikasi sehari-hari dari perangkat seluler yang mereka pakai.

“Qiscus adalah platform percakapan yang membantu bisnis merangkul harapan baru akan pengalaman pelanggan yang luar biasa, melalui kemampuan untuk terlibat dalam percakapan tepat waktu dalam skala besar,” kata dia.

Hanny menjelaskan mekanisme penggunaan Qiscus di mana saat konsumen chat, maka akan masuk ke beberapa channel platform layanan pesan seperti Whatsapp, Mesengger, Line dan lain-lain. Jika memang ada kebutuhan menginteraksikan dengan chatbot maka pesan dari konsumen tersebut akan dihandle oleh chatbot terlebih dahulu yang ada di multichannel chat.

“Namun jika chatbot-nya sudah mendapatkan pertanyaan yang lebih kompleks maka juga bisa diteruskan ke life agent,” jelasnya.

Baca juga:Edan, Lelang Jalan-jalan ke Luar Angkasa dengan Jeff Bezos Capai Rp391 Juta

M. Ryan Matrasiwi, Senior Cloud & UC Product Specialist Telkomtelstra, menjelaskan masih banyaknya masyarakat yang bertanya tentang keamanan data komunikasi konsumen dengan perusahaan karena komunikasi tersebut bersifat confidential. Jika terjadi kebocoran data, selain menyebabkan kerugian yang berdampak ke branding perusahaan, kepercayaan dari pelanggan bisa menurun, dan berimbas pada profit yang menurun.

Oleh karena itu perusahaan harus menciptakan dan menjaga kepercayaan konsumen kepada produk atau layanannya dengan menerapkan keamanan data digital. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan menempatkan aplikasi perusahaan pada layanan cloud yang tersedia.

"Tentunya layanan cloud tersebut harus bisa memenuhi kebutuhan perusahaan, baik itu faktor reability, scability, availability dan tentu saja security dengan baik,” pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AP Solution Day 2026...
AP Solution Day 2026 Dorong Transformasi Digital melalui Solusi AI
Silaturahmi Lancar,...
Silaturahmi Lancar, Rumah Tetap Aman dengan Smarthome Plus
Komitmen pada Transformasi...
Komitmen pada Transformasi Digital, Peruri Borong Dua Penghargaan Bergengsi di Ajang Digital Day 2026
Cara Menabung Digital...
Cara Menabung Digital dengan Aman di Tengah Maraknya Phishing dan Risiko Keamanan Finansial
Hadapi Dinamika Pasar,...
Hadapi Dinamika Pasar, BRI Life Manfaatkan Teknologi Digital
Nawakara Perkuat Keamanan...
Nawakara Perkuat Keamanan Korporasi lewat Sistem Terintegrasi Realtime
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
Idul Adha dan Teror...
Idul Adha dan Teror Data: Kita Berkurban atau Justru Jadi Korban?
SUSECON 2026, SUSE Perkuat...
SUSECON 2026, SUSE Perkuat Penawaran Open Source dan Inovasi Produk Berbasis Agen
Rekomendasi
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
PTPN III Gandeng KPK...
PTPN III Gandeng KPK Bangun Integritas dan Cegah Korupsi
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved