Sekarang Momen Tepat untuk Berinvestasi Emas

Senin, 14 Juni 2021 - 19:56 WIB
loading...
Sekarang Momen Tepat...
Saat ini merupakan momen tepat untuk berinvestasi emas. Analis emas dari Monex Investindo, Ariston Tjendra membeberkan, alasannya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Analis emas dari Monex Investindo, Ariston Tjendra mengatakan, saat ini merupakan momen tepat untuk berinvestasi emas . Karena saat ini, kondisi ekonomi sedang berangsur membaik, telah terjadi pemulihan ekonomi diberbagai bidang, sehingga permintaan pasar tinggi akan komoditas ini.

“Dalam jangka pendek (investasi emas) jelas sangat menguntungkan. Karena kondisi pasar penjualan sedang kondusif. Seperti saya bilang dalam jangka pendek, jelas menguntungkan, tapi dalam jangka panjang yakni dua atau tiga tahun dari sekarang, itukan pasar akan bergejolak lagi, emas masih prospektif mengingat harga emas bisa sewaktu-waktu menguat kembali karena gejolak atau krisis ekonomi global,” kata Ariston.

Baca Juga: Sri Mulyani Cemas, Lonjakan Covid-19 Bisa Hambat Pemulihan Ekonomi

Siapa yang tidak tahu kalau emas merupakan jenis investasi yang aman dan memiliki risiko yang paling rendah, maka sering disebut sebagai investasi safe haven. Jenis investasi ini bila dilakukan dalam jangka panjang akan membuahkan hasil yang jauh lebih menguntungkan, apalagi jika investasi emas ini berupa Logam Mulia (LM) produksi Antam.

Menurutnya, ke depan gejolak atau krisis ekonomi global akan muncul kembali. Negara-negara dunia di masa pandemi ini banyak berutang untuk menahan penurunan ekonomi dan membantu pemulihan. Sehingga bisa jadi akan ada negara yang kesulitan bayar utang, hal itu jelas akan menimbulkan efek domino.

“Hal ini dinilai bisa menjadi bom waktu ke depan. Di masa konsolidasi ini, pelaku pasar bisawait and seeterlebih dahulu memonitor perkembangan ekonomi globalatau bisa juga mengakumulasi emas secara periodik dalam jumlah kecil. Jadi dalam jangka panjang, jelas investasi emas menguntungkan,” tegasnya.

Analis Rifacindo, M. Barkah juga menyatakan, kalau investasi emas sangat menguntungkan dan sudah dilakukan sejak bertahun-tahun lalu. Emas telah menjadi aset berharga di seluruh bagian dunia. Selama berabad-abad, masyarakat memilih emas karena nilainya yang tidak ketinggalan zaman.

“Para investor kerap menganggap emas sebagai salah satu produk investasi yang paling aman. Nilai emas kerap pulih dengan cepat apabila terjadi kemerosotan ekonomi. Harganya pun sering berlawanan dengan pasar saham atau perubahan ekonomi. Apabila kepercayaan investor hancur, harga emas sering naik karena para investor yang gelisah mencari tempat aman untuk menarik uang tunai dari pasar,” jelas Barkah.

Baca Juga: Yuk, Cek Dulu Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Barkah melanjutkan, harga emas yang bersifat fluktuatif karena dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tingkat suku bunga dan kondisi perekonomian, dapat dimanfaatkan para investor untuk mengambil momen-monen jangka pendek agar mendapatkan profit.

“Tidak hanya jangka pendek, para investor juga disarankan untuk jangka panjang minimal 5 tahun. Namun, saat terjadi resesi, seperti misalnya akibat pandemi saat ini, investasi emas semakin menguat, dan seperti yang kita lihat pergerakan harga emas tiap tahun makin tinggi,” pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Sinergi Perkuat Bahan...
Sinergi Perkuat Bahan Baku Emas Nasional
Viral Tambang Meledak...
Viral Tambang Meledak di Bogor, PT Antam: Dokumentasi Penanganan Kondisi Teknis
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Rekomendasi
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved