Volume Kendaraan di Gerbang Tol Cikampek Utama Turun 81% dari Lebaran 2019
Senin, 25 Mei 2020 - 21:31 WIB
loading...
A
A
A
Sekretaris Eksekutif Indonesia Bureaucracy and Service Watch (IBSW) Varhan Abdul Azis menerangkan, penurunan jumlah kendaraan yang keluar dari Jabodetabek meyakini karena pemberitaan yang intensif tentang larangan mudik, dan tindakan tegas aparat yang putar balikkan kendaraan yang diketahui ingin mudik di media arus utama maupun medsos. Hal inilah yang membuat warga mengurungkan niatnya untuk mudik.
"Memang secara total tercatat penurunan hingga 62 persen, tapi itu terdiri dari semua jenis kendaraan termasuk yang diperbolehkan keluar seperti truk barang dan sejenisnya. Menurut saya, sosialisasi intensif dan langkah tegas dari Korlantas Polri yang melarang untuk mudik sudah berhasil menekan arus keluar Jakarta hingga 81 Persen," katanya.
Varhan pun menambahkan, bahwa penurunan signifikan arus keluar Jakarta ini juga sesuai dengan data yang dilansir Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono bahwa aparat yg terdiri dari TNI, Polri, Kemenhub, Dishub dan PT Jasa Marga selama Operasi Ketupat 2020 telah memutarbalikkan 74 ribu kendaraan yg hendak mudik dan menindak 605 kendaraan travel gelap yg mencoba membawa penumpang untuk mudik.
“IBSW menilai dari fakta yang tersaji Aparat berhasil menekan arus keluar dari Jakarta apalagi jika dibandingkan dengan Lebaran tahun lalu, ungkap Varhan. Pada Operasi Ketupat 2020 Aparat berjaga secara penuh 24 jam sehari dan mengecek setiap kendaraan yang lewat, ini membutuhkan stamina dan manajemen SDM yang mumpuni, kita harus apresiasi usaha ini," pungkasnya.
"Memang secara total tercatat penurunan hingga 62 persen, tapi itu terdiri dari semua jenis kendaraan termasuk yang diperbolehkan keluar seperti truk barang dan sejenisnya. Menurut saya, sosialisasi intensif dan langkah tegas dari Korlantas Polri yang melarang untuk mudik sudah berhasil menekan arus keluar Jakarta hingga 81 Persen," katanya.
Varhan pun menambahkan, bahwa penurunan signifikan arus keluar Jakarta ini juga sesuai dengan data yang dilansir Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono bahwa aparat yg terdiri dari TNI, Polri, Kemenhub, Dishub dan PT Jasa Marga selama Operasi Ketupat 2020 telah memutarbalikkan 74 ribu kendaraan yg hendak mudik dan menindak 605 kendaraan travel gelap yg mencoba membawa penumpang untuk mudik.
“IBSW menilai dari fakta yang tersaji Aparat berhasil menekan arus keluar dari Jakarta apalagi jika dibandingkan dengan Lebaran tahun lalu, ungkap Varhan. Pada Operasi Ketupat 2020 Aparat berjaga secara penuh 24 jam sehari dan mengecek setiap kendaraan yang lewat, ini membutuhkan stamina dan manajemen SDM yang mumpuni, kita harus apresiasi usaha ini," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :