Pastikan Keuangan Sehat Sebelum Memulai Bisnis
Jum'at, 18 Juni 2021 - 19:41 WIB
loading...
A
A
A
" Akulaku sebagai industri jasa keuangan punya kewajiban untuk meningkatkan literasi masyarakat. Kita harus berkolaborasi untuk meningkatkan literasi keuangan," kata Wildan.
Salah satu unsur penting dalam literasi keuangan adalah memastikan kondisi keuangan yang dimiliki dalam kondisi sehat. Hal itulah mengapa financial check up atau pengecekan keuangan penting dilakukan, utamanya jika hendak memulai sebuah usaha. Hal itu untuk mengetahui langkah atau keputusan keuangan yang sebaiknya dilakukan.
Founder dan Financial Advisor Integrita' Financial, Ghita Argasasmita menjelaskan untuk memulai sebuah usaha, pengecekan keuangan harus dilakukan untuk memastikan keputusan keuangan yang diambil sudah tepat. Agar ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti di masa pandemi Covid-19 , usaha yang digeluti tetap mampu bertahan serta tidak mempengaruhi stabilitas keuangan pribadi.
Baca juga:Le Minerale Dukung Program Vaksinasi Drive Thru Gojek Indonesia
"Kalau mau menjadi pengusaha, potensi pendapatan memang tidak terbatas tapi ada juga potensi tidak punya pendapatan. Dan banyak orang yang berbisnis gagal, karena tidak bisa mengatur keuangan pribadi dan bisnis. Keuangan pribadi tidak bisa disatukan dengan keuangan perusahaan," tegas Githa.
Lebih jauh, kata dia, untuk memulai sebuah usaha, keuangan pribadi harus dipastikan dalam kondisi sehat terlebih dulu. Untuk mengatahui hal itu, financial check up adalah jawabannya. Daftar aset dan utang harus jelas. Daftar aset sudah harus termasuk dana darurat, yaitu tiga kali pendapatan per bulan.
Setelah bebas utang, daftar aset jelas, dana darurat tersedia, investasi dan modal bisnis sudah bisa menjadi langkah selanjutnya. "Cara mengukur keuangan yang sehat adalah melakukan financial check up, cuma perlu membuat daftar aset dan hutang. Ketika punya datanya bisa membuat keputusan yang lebih sehat. Jadi kalau sudah punya aset, dana darurat, teman-teman bisa memikirkan ide bisnis," urai Githa.
Baca juga:Mitra Driver Gojek, Segera Vaksinasi Agar Dapat Mitsubishi Xpander
Salah satu unsur penting dalam literasi keuangan adalah memastikan kondisi keuangan yang dimiliki dalam kondisi sehat. Hal itulah mengapa financial check up atau pengecekan keuangan penting dilakukan, utamanya jika hendak memulai sebuah usaha. Hal itu untuk mengetahui langkah atau keputusan keuangan yang sebaiknya dilakukan.
Founder dan Financial Advisor Integrita' Financial, Ghita Argasasmita menjelaskan untuk memulai sebuah usaha, pengecekan keuangan harus dilakukan untuk memastikan keputusan keuangan yang diambil sudah tepat. Agar ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti di masa pandemi Covid-19 , usaha yang digeluti tetap mampu bertahan serta tidak mempengaruhi stabilitas keuangan pribadi.
Baca juga:Le Minerale Dukung Program Vaksinasi Drive Thru Gojek Indonesia
"Kalau mau menjadi pengusaha, potensi pendapatan memang tidak terbatas tapi ada juga potensi tidak punya pendapatan. Dan banyak orang yang berbisnis gagal, karena tidak bisa mengatur keuangan pribadi dan bisnis. Keuangan pribadi tidak bisa disatukan dengan keuangan perusahaan," tegas Githa.
Lebih jauh, kata dia, untuk memulai sebuah usaha, keuangan pribadi harus dipastikan dalam kondisi sehat terlebih dulu. Untuk mengatahui hal itu, financial check up adalah jawabannya. Daftar aset dan utang harus jelas. Daftar aset sudah harus termasuk dana darurat, yaitu tiga kali pendapatan per bulan.
Setelah bebas utang, daftar aset jelas, dana darurat tersedia, investasi dan modal bisnis sudah bisa menjadi langkah selanjutnya. "Cara mengukur keuangan yang sehat adalah melakukan financial check up, cuma perlu membuat daftar aset dan hutang. Ketika punya datanya bisa membuat keputusan yang lebih sehat. Jadi kalau sudah punya aset, dana darurat, teman-teman bisa memikirkan ide bisnis," urai Githa.
Baca juga:Mitra Driver Gojek, Segera Vaksinasi Agar Dapat Mitsubishi Xpander
Lihat Juga :