Saatnya Indonesia Menggerogoti Pangsa Pasar Udang India di Amerika
Selasa, 22 Juni 2021 - 13:31 WIB
loading...
A
A
A
"Untuk itu, pemenuhan kepatuhan sesuai persyaratan negara tujuan ekspor, baik persyaratan dari pemerintah maupun persyaratan khusus dari importir (buyers) patut kita penuhi," urai Artati.
Sebagai gambaran, berdasarkan data National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) Fisheries, pada bulan April 2021, nilai impor udang AS mencapai USD514,2 juta atau meningkat sebesar 17% dibanding April 2020. Dari sisi volume, impor udang AS pada April 2021 sebesar 61,1 ribu ton atau meningkat sebesar 18,2% dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya. Sementara udang yang berasal dari Indonesia sejak Januari-April 2021 sebesar USD503,8 juta (24,1%) dengan volume 58,0 ribu ton (23,5%).
Baca juga:Kurang 5cc dari XSR 155, Yamaha FZ-X Siap Panaskan Honda Verza
Di saat bersamaan, Machmud Direktur Pemasaran Ditjen PDSPKP, menerangkan juga adanya tren penurunan ekspor udang India sebagai pemasok terbesar ke pasar AS. Dalam kurun waktu Januari-April 2021, tren penurunan udang dari India ke AS mencapai 5,9% menurut nilai dan 6,0% menurut volume, atau turun sekitar USD46,3 juta (5,5 ribu ton) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peluang bagi negara produsen udang dunia lainnya (termasuk Indonesia) untuk mengisi pasar udang di AS," tegas Machmud.
Sebagai gambaran, berdasarkan data National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) Fisheries, pada bulan April 2021, nilai impor udang AS mencapai USD514,2 juta atau meningkat sebesar 17% dibanding April 2020. Dari sisi volume, impor udang AS pada April 2021 sebesar 61,1 ribu ton atau meningkat sebesar 18,2% dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya. Sementara udang yang berasal dari Indonesia sejak Januari-April 2021 sebesar USD503,8 juta (24,1%) dengan volume 58,0 ribu ton (23,5%).
Baca juga:Kurang 5cc dari XSR 155, Yamaha FZ-X Siap Panaskan Honda Verza
Di saat bersamaan, Machmud Direktur Pemasaran Ditjen PDSPKP, menerangkan juga adanya tren penurunan ekspor udang India sebagai pemasok terbesar ke pasar AS. Dalam kurun waktu Januari-April 2021, tren penurunan udang dari India ke AS mencapai 5,9% menurut nilai dan 6,0% menurut volume, atau turun sekitar USD46,3 juta (5,5 ribu ton) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peluang bagi negara produsen udang dunia lainnya (termasuk Indonesia) untuk mengisi pasar udang di AS," tegas Machmud.
(uka)
Lihat Juga :