RI Kantongi Utang Rp24,6 T dari Bank Dunia, Pengamat: Alternatif Ideal

Selasa, 22 Juni 2021 - 14:06 WIB
loading...
RI Kantongi Utang Rp24,6...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Indonesia belum lama ini mengantongi utang baru dari Bank Dunia. Jumlahnya sekitar USD1,7 miliar atau setara Rp24,6 triliun. Utang tersebut digelontorkan dalam tiga tahap untuk mendukung tiga program pemerintah Indonesia yang berkaitan dengan pemulihan ekonomi dan penanggulangan pandemi.

Peneliti Makroekonomi Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) FEB UI, Teuku Riefky, mengatakan, jika dilihat dari aspek pembiayaan utang terutama sumbernya, keputusan Indonesia untuk mengantongi utang baru dari Bank Dunia merupakan alternatif ideal.

Baca juga: Gaet Investor Milenial, Penawaran SBR010 Resmi Dibuka

Menurut dia, kondisi Indonesia belakangan ini memang membutuhkan pembiayaan yang relatif cukup besar. Sebagai contohnya, yakni dari segi kesehatan dan ekonomi.

“Kita lihat bahwa sejauh ini kondisi kesehatan kita belakangan mulai memburuk. Jadi, ini memang salah satu pertanda bahwa kita harus memperbaiki lagi kondisi dalam negeri. Ini memang juga belum kita bisa lihat stabil, dalam arti bahwa kita belum tahu sejauh mana kebutuhan pendanaan kita di kesehatan,” ujarnya dalam acara Market Review IDX Channel, Selasa (22/6/2021).

Baca juga: Mendagri Terbitkan Instruksi Pengetatan PPKM Mikro, Berikut Rinciannya

Dari aspek ekonomi, kata dia, hal ini membuat Indonesia memerlukan pendanaan yang siaga. Di mana, sejauh ini Indonesia memang memiliki margin utang yang sudah dilebarkan, yakni bisa melewati tiga persen hingga tahun 2023.

“Sejauh ini kita memiliki margin utang yang sudah dilebarkan, bisa lewat tiga persen hingga tahun 2023. Tapi kalau kita lihat beban pembiayaan utang kita ini di APBN sudah cukup tinggi. Jadi, ketimbang menerbitkan utang melalui instrumen normal yang relatif mahal yield-nya, saya rasa memang dari Bank Dunia ini adalah altenatif yang ideal di saat kondisi krisis seperti ini,” tuturnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Terancam Bangkrut? 27...
Terancam Bangkrut? 27 Negara Panik Amankan Dana Darurat Bank Dunia
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
Purbaya Ungkap Administrasi...
Purbaya Ungkap Administrasi di Danantara Hambat Restrukturisasi Utang Whoosh
Sahabat Lolly Tagih...
Sahabat Lolly Tagih Utang Rp30,8 Juta, Diduga Uang Mengalir ke Vadel Badjideh
PBB Hampir Kolaps, AS...
PBB Hampir Kolaps, AS Janji Segera Bayar Tunggakan Iuran Rp33,6 Triliun
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Rekomendasi
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved